NABIRE, nokenlive.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Papua Tengah, melakukan revitalisasi SMA Meepago sebagai sekolah unggulan yang dipersiapkan untuk mencetak lulusan berprestasi dan mampu bersaing mendapatkan beasiswa nasional maupun internasional.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah, Nuraidah Nawipa, di Nabire, pada Kamis (23/7), mengatakan, penguatan SMA Meepago dilakukan sebagai bagian dari strategi pemerintah daerah menyiapkan generasi muda Papua Tengah yang memiliki kompetensi akademik dan kemampuan bahasa asing.
“Melalui kerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, kami melakukan revitalisasi penerimaan siswa baru di SMA Meepago. Sekolah ini disiapkan khusus agar lulusannya mampu meraih beasiswa LPDP, beasiswa luar negeri dari kedutaan negara sahabat, maupun peluang pendidikan dari lembaga internasional,” kata Nuraidah.
Menurut dia, SMA Meepago akan menjadi salah satu pusat pembinaan siswa berprestasi dengan sistem seleksi yang mengutamakan kualitas akademik serta kesiapan peserta didik menghadapi persaingan global.
“Pendidikan harus memberikan jalan bagi anak-anak Papua Tengah untuk mencapai cita-cita mereka. Karena itu, kita menyiapkan sekolah yang mampu membimbing mereka sejak awal menuju perguruan tinggi terbaik,” ujarnya.
Dia menjelaskan, penerimaan siswa baru SMA Meepago dibuka dengan kuota sebanyak 60 siswa unggulan yang akan diseleksi dari berbagai wilayah dengan memperhatikan kemampuan akademik dan kompetensi bahasa Inggris.
“Persyaratan utama bukan hanya nilai akademik yang baik, tetapi juga kemampuan berbahasa Inggris karena ini menjadi salah satu modal penting ketika mereka mengikuti seleksi beasiswa maupun pendidikan di luar negeri,” katanya.
Dia menambahkan, revitalisasi SMA Meepago merupakan bagian dari perubahan paradigma pendidikan Papua Tengah yang tidak hanya mengejar angka kelulusan, tetapi membangun kapasitas, karakter, dan daya saing peserta didik.
Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap SMA Meepago dapat menjadi contoh sekolah unggulan yang melahirkan generasi muda Papua Tengah yang mandiri, percaya diri, serta mampu mengambil peluang pendidikan di tingkat nasional dan internasional.
(Agustina Estevani Janggo – Redaksi DA)







Apa komentar anda ?