JAYAPURA, Nokenlive.com – Masyarakat Kabupaten Puncak mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Puncak yang turun langsung melihat kondisi warga terdampak bencana di wilayah Kwijawagi sekaligus menyalurkan bantuan bahan makanan (bama).
Di tengah kondisi masyarakat yang masih terdampak bencana sejak beberapa bulan terakhir, warga juga menyampaikan aspirasi agar penyaluran bantuan untuk Distrik Lambewik dipusatkan melalui Bandara Kwijawagi.
Perwakilan masyarakat Puncak, Nenggerak Kiwo S. Farm, mengatakan kehadiran pemerintah secara langsung memberikan perhatian dan semangat bagi masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana.
“Atas nama seluruh masyarakat Puncak, kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Puncak, dalam hal ini Bupati Puncak Elvis Tabuni, Wakil Bupati Naftali Akawal, Sekda Puncak Nenu Tabuni, Ketua DPRK Puncak Thomas Tabuni, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, dan Kepala BPBD yang sudah turun melihat kondisi masyarakat secara langsung dan memberikan bantuan,” ujar Nenggerak.
Ia juga mendoakan agar jajaran pemerintah yang terus memberikan pelayanan kepada masyarakat diberikan kesehatan dan perlindungan dalam menjalankan tugas.
“Semua Tuhan akan memberkati. Di manapun pergi melakukan pelayanan, baik besar maupun kecil, Tuhan jaga dan lindungi,” katanya.
Menurut Nenggerak, kondisi masyarakat terdampak bencana di wilayah Kwijawagi telah berlangsung sejak Juli hingga Agustus dan masih dirasakan hingga September 2026. Karena itu, masyarakat berharap dukungan pemerintah terus berlanjut, terutama bagi warga di sejumlah distrik yang terdampak.
“Kami mohon agar Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan Pemerintah Kabupaten Puncak dapat membantu kami seluruh masyarakat di beberapa distrik, antara lain Kwijawagi, Agandugume, Lambewik dan Oneri,” ungkapnya.
Selain meminta bantuan terus disalurkan, masyarakat juga mengusulkan perubahan lokasi distribusi bantuan untuk warga Distrik Lambewik.
Nenggerak mengatakan masyarakat telah sepakat agar bantuan bahan makanan untuk Lambewik disalurkan melalui Bandara Kwijawagi. Usulan tersebut dinilai lebih sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut.
“Khusus untuk Distrik Lambewik, kami masyarakat sepakat penyaluran bantuan bama dilakukan di Bandara Kwijawagi. Tidak ada lagi di Bandara Agandugume. Kami masyarakat Kwijawagi meminta agar semua penyaluran bantuan dilakukan di Bandara Udara Kwijawagi,” tegasnya.
Ia berharap pemerintah dapat mempertimbangkan aspirasi tersebut agar distribusi bantuan berikutnya dapat berlangsung lebih efektif dan masyarakat yang membutuhkan dapat menerima bantuan dengan lebih mudah.
Nenggerak menilai kehadiran pemerintah di tengah masyarakat tidak hanya penting dalam penyaluran bantuan, tetapi juga memberikan semangat kepada warga yang masih menghadapi dampak bencana.
Masyarakat berharap dukungan Pemerintah Kabupaten Puncak bersama Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus berlanjut hingga kondisi warga di wilayah terdampak berangsur pulih.
(Lisa/Redaksi)







Apa komentar anda ?