NABIRE, nokenlive.com – Sebanyak 4.370 siswa di Provinsi Papua Tengah mengikuti program kursus bahasa Inggris yang digagas Pemerintah Provinsi Papua Tengah, angka tersebut telah melampaui target awal sebanyak 4.250 peserta, ini sebagai upaya meningkatkan daya saing generasi muda sejak dini.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah, Nuraidah Nawipa, di Nabire (23/7), mengatakan, capaian tersebut menunjukkan tingginya antusiasme peserta didik terhadap program peningkatan kompetensi bahasa asing yang mulai dijalankan sejak 2025.
“Dari target 4.250 siswa, yang mengikuti program mencapai 4.370 siswa. Ini menunjukkan semangat belajar anak-anak Papua Tengah sangat tinggi, dan sekitar 99,8 persen pesertanya merupakan anak-anak asli Papua,” kata Nuraidah saat peringatan Hari Anak Nasional 2026 di SMA Negeri 1 Plus KPG, Nabire.
Menurut dia, program tersebut menyasar siswa kelas IV, V, dan VI sekolah dasar, serta siswa kelas I, II, dan III jenjang SMP, SMA, dan SMK melalui pembelajaran terstruktur menggunakan kurikulum lembaga bahasa Inggris.
“Kami ingin kemampuan bahasa Inggris dibangun sejak dini. Dengan bekal itu, anak-anak Papua Tengah akan memiliki rasa percaya diri yang lebih kuat untuk bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Dia menjelaskan, penguasaan bahasa Inggris menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki generasi muda agar mampu mengakses informasi global, melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, serta memanfaatkan berbagai peluang beasiswa.
“Harapan kami, anak-anak Papua Tengah tidak lagi hanya menjadi peserta, tetapi mampu tampil sebagai penerima beasiswa dan bersaing secara mandiri di berbagai perguruan tinggi terbaik di dalam maupun luar negeri,” katanya.
Dia menambahkan, keberhasilan melampaui target peserta menjadi indikator positif bahwa transformasi kebijakan pendidikan yang dijalankan Pemerintah Provinsi Papua Tengah mendapat respons baik dari masyarakat dan satuan pendidikan.
Program kursus bahasa Inggris tersebut merupakan bagian dari strategi Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam membangun sumber daya manusia unggul, berdaya saing global, serta memperkuat kualitas pendidikan bagi generasi muda, khususnya Orang Asli Papua.
(Agustina Estevani Janggo – Redaksi DA)







Apa komentar anda ?