Jayapura, Nokenlive.com
Provinsi Papua baru saja melahirkan tiga daerah otonom baru (DOB) masing masing Papua Selatan, Papua Pegunungan dan Papua Tengah harus prioritaskan masalah pendidikan.

Hal itu ditegaskan Ketua PGRI Provinsi Papua, Nomensen Mambraku saat ditemui wartawan di SMKN 2 Jayapura, Selasa, (7/2/23).
“Perlu sekali pemerintah daerah ditiga provinsi baru memperhatikan sektor pendidikan, terutama di wilayah Papua Pegunungan dan wilayah Papua Tengah, ” tegas Ketua PGRI Papua, Nomensen Mambraku.
Nomensen Mambraku, bahwa masalah pembenahan pendidikan tidak bisa ditawar tawar lagi.
“Hal utama yang harus dan segera dilakukan adalah melakukan pembenahan kualitas pembelajaran disetiap jenjang pendidikan khususnya di wilayah pemekaran terutama di provinsi Papua Tengah dan Provinsi Pegunungan,” ungkapnya.
Pembenahan pendidikan ditiga DOB, kata Nomensen mulai dari tingkat sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas atau sekolah kejuruan.
Ia menambahkan pemerintah provinsi Papua sebagai provinsi induk perlu memberikan dukungan penuh terhadap pemerintah daerah di tiga wilayah baru untuk membangun sekolah kejuruan atau sekolah SMK sebab potensi pengembangan jurusan keahlian cukup potensial ketika dikembangkan kedepan ditiap kabupaten kota disetiap wilayah provinsi baik Selatan, Tengah dan Pegunungan.
“Begitu juga ketika penerimaan siswa baru sekolah perlu bersama pemerintah daerah pemekaran kualitas dan mutu pendidikan harus menjadi prioritas utama dan tetap memprioritaskan putra putri asli didaerah pemekaran wilayah nantinya,” tutup Nomensen Mambraku.(ANDIKA PAMAN)





Apa komentar anda ?