Sentani,Nokenlive.com –
Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia Provinsi Papua bergerak cepat membentuk struktur baru di tiga daerah otonom baru
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Provinsi Papua, Karmin Lasuliha menjelaskan, ini sebenarnya menjemput keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait dengan daerah otonom baru (DOB) yakni Papua Tengah, Provinsi Papua Pegunungan, Provinsi Papua Tengah dan Provinsi Papua Selatan.
“Saya pikir PSI harus membentuk struktur baru di wilayah DOB yakni Papua Tengah, Papua Pegunungan dan Papua Selatan,”kata Karmin yang juga koordinator Korwil di Provinsi Otonomi Baru kepada awak media di Sentani, Selasa (7/2/2023).
Karmin mengaku, ia selaku koordinator di empat provinsi yakni Provinsi Papua dan tiga provinsi baru, ini penting.
“Saya pikir ini lebih penting sekali agar teman-teman lebih fokus untuk itu perlu dibentuk DPWP di Papua Pegunungan, Papua Tengah dan Papua Selatan,”ujarnya.
Karmin mengatakan, pihaknya mempercayakan saudara Nesco Wonda selaku Ketua DPWP Papua Tengah dan Sekretaris Abdul Munib.
“Saya fikir mereka ini figur yang tepat skali karena keputusan ini tidak bisa terburu-buru. Kami di DPW provinsi induk itu juga kemudian mengambil keputusan bahwa Nesco Wonda dan Abdul Munib adalah orang yang tepat untuk memimpin di Papua Tengah,”katanya.
Lanjut dia, ada banyak hal yang akan dikerjakan disana termasuk karakteristik daerah dan orang yang beragam.
“Saya fikir mereka bisa membangun kekuatan PSI yang baru di Provinsi Papua Tengah. Di Papua Pegunungan ada bro Jhon Mofu yang mengomandoi provinsi itu,”ujarnya.
Ia menyebut mereka bukan orang-orang baru, mereka sudah berkontribusi kepada PSI di 2019 lalu, sudah banyak karya yang sudah dibuat terkait dengan elektabilitas partai di Provinsi Papua.
Jhon Mofu selaku ketua DPW Provinsi Papua Pegunungan didampingi oleh Sekretris Lodwik Loho.
“Saya fikir ini kolaborasi yang baik, yang mantap dari Yali tapi bisa juga mengakomodir teman-teman yang lain dibeberapa kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan,”katanya.
“Kita tidak bisa main-main lagi, ini pertarungan yang harus kita menangkan, kita harus masuk pada Parliamentary Threshold di perlemen di DPR RI walaupun ini cukup berat karena kita ada tiga kursi disetiap provinsi,”ujarnya.
Strategi yang akan dimainkan nantinya, kata dia, bakal didiskusikan bersama oleh teman-teman DPW daerah otonom baru bahwa paling tidak harus serbu satu kursi.
“Ini terget yang sebenarnya rasional dengan banyaknya partai politik di Indonesia. Saya fikir tiga kursi di Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Selatan dan Provinsi Papua kita targetkan masing-masing kita dapat satu kursi,”katanya.
Menurutnya, pernah sudah dilakukan diwilayah pegunungan pada 2019, untuk itu pihaknya akan mengulang dan menambah di DPR RI untuk disumbangkan secara nasional agar PSI lolos Parliamentary Threshold dan juga lolos di Senayan.
Dia menambahkan, presiden Joko Widodo juga saat hadir dalam ulang tahun PSI beberapa waktu, menurutnya, beliau menegaskan bahwa PSI harus masuk senayan. Itu penting dan memotivasi semua kader-kader PSI disemua daerah untuk memenangkan PSI secara nasional. (*)





Apa komentar anda ?