Jayapura – Nokenlive.com
Setelah melakukan seleksi secara ketat selama tiga hari mulai dari tanggal 20 – 23 Desember 2022 di Jayapura, akhirnya pengurus Asosiasi Futsal Provinsi Papua (AFPP) menemukan atlet atlet Futsal Putra dan Putri terbaiknya.
Atlet Futsal Papua, Putra dan Putri nantinya akan dipersiapkan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh dan Sumatra Utara tahun 2024 mendatang.
Dari hasil seleksi yang dilakukan AFPP, sebanyak 30 pemain putra berhasil direkrut. Selain pemain futsal putra, AFPP juga berhasil merekrut 31 pemain Futsal Putri.
Preses seleksi tim Futsal Putra dan Putri PON Papua berlangsung di lapangan Futsal Pemancar Polimak, Jayapura.
Ketua Asosiasi Futsal Provinsi Papua, Daud Arim mengaku, proses seleksi pemain berjalan lancar dan sangat profesional.
“Pemain Futsal Putra dan Putri ini kita persiapan mereka untuk di PON Aceh dan Sumut tahun 2024 mendatang,” ungkap Daud Arim.
Kata Daud, setelah proses seleksi pemain ini dilakukan, selanjutnya mereka akan dipersiapkan untuk melakukan Training Centre (TC) berjalan mulai awal Januari 2023.
“Mereka (Atlet Futsal) akan TC berjalan,” singkat Ketua AFPP Daud Arim.
Daud Arim mengungkapkan, pihaknya dapatkan pemain dengan kualitas yang sangat baik. “Baik pemain putra dan putri,” ucap Daud.

Daud yang juga sebagai pelatih kepala Tim Futsal PON Papua mengaku, Training Centre (TC) pemain pasti sangat panjang sehingga harus memilih 30 pemain putra dan 31 pemain putri dengan persiapan yang matang.
“Kita tetap memakai sistem promosi dan degradasi dalam tim Futsal PON Papua baik putra maupun putri, sampai kita akan dapat pemain futsal pada posisinya,” terang Daud.
Lanjut Daud menjelaskan, hasil seleksi lanjutan, nantinya hanya tinggal 20 pemain putra dan 20 pemain putri yang akan daftar ke Koni Papua dan Asprov PSSI Papua serta Asosiasi Futsal Provinsi Papua untuk dibawa ke PON 2024.
“Untuk pemain hasil seleksi ini posisi mereka belum aman. Mereka masih dilakukan seleksi lagi. Karena untuk ke PON 2024 kita hanya bisa bawa 16-20 pemain saja sesuai kuotanya,” tutup Daud Arim.(HANS PALEN)





Apa komentar anda ?