
Memasuki hari ke- 9 pelaksanaan Operasi Zebra Cartenz tahun 2022 oleh Direktorat Lalulintas Polda Papua, kesadaran masyarakat berlalu lintas semakin tinggi.
Walaupun diakui masih ada sebagian masyarakat yang belum tertib berlalulintas di jalan raya yang ada di Kota Jayapura, terutama penggunaan helm standar saat berkendara.
“Oleh karena itu, keselamatan berlalulintas di jalan raya kembali kepada warga itu sendiri selaku pengguna jalan raya,” ujar Kapusdal Operasi Zebra Cartenz Tahun 2022, Kompol Leonardo Yoga.
Kompol Leonardo Yoga mengatakan, masyarakat pengguna jalan harus ikut menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran bersama saat berlalulintas di jalan raya.
Baca Juga : Ops Zebra 2022 ada Pengendara Motor Kena Tilang Enggan Gunakan Helm Standar
“Hal itu harus muncul dari kesadaran diri masyarakat sendiri,” ujar Kompol Leonardo Yoga saat dijumpai wartawan nokenlive.com di Mapolda Papua, Selasa, (11/10/22)
Kompol Leonardo Yoga mengatakan, bukan karena pengendara melihat ada petugas kepolisian dijalan raya, ataupun petugas sedang melakukan Ops Zebra saja baru sadar akan keselamatan.
“Jadi jangan sampai terjadinya kecelakaan lalulintas baru sadar, tetapi tertib berlalulintas harus ditanamkan sejak dari dirinya sendiri terlebih dahulu,” jelas Kompol Leonardo Yoga.
Kasubdit Regiden Direktorat Lalulintas Polda Papua itu mengungkapkan, dengan menumbuhkan kesadaran berlalu lintas sejak dini, akan menjadi contoh dan teladan bagi generasi penerus usia produktif di tanah Papua.
“Mari kita sama sama tertib berlalu lintas supaya terhindar dari kecelakaan lalulintas yang fatal yang bisa saja nyawa melayang sia-sia, akibat kelalaian dalam berlalulintas dijalan raya, ” ajak Kompol Leonardo Yoga.
Baca Juga : Hari Kedua Operasi Patuh Cartenz 2022 Puluhan Kendaraan Terjaring Razia di Biak
Hari ke – 9 Operasi Zebra Cartenz sebanyak 35 pengendara terjaring rasia

Sementara itu, Kabag Bin Ops Dirlantas Polda Papua, Kompol Rahman menjelaskan, sampai dengan hari ke 9 pelaksanaan Operasi Zebra Cartenz tahun 2022 Satuan Lalulintas Polda Papua, telah terjaring sebanyak 35 warga pelanggar. Sedangkan yang mendapat teguran sebanyak 175 warga.
Kata Kompol Rahman, jenis pelanggaran yang paling menonjol dalam Operasi Zebra Cartenz, yaitu minimnya kesadaran warga kota Jayapura dalam penggunaan helm standar baik pengendara kendaraan bermotor, tapi juga yang dibonceng.
“Bahkan ada yang kedapatan keduanya tak menggunakan helm standar,”ungkap Kompol Rahman.
Kondisi inilah yang terus disosialisasikan pihak kepolisian khususnya Satuan Lalulintas Polda Papua serta Polres, dan Polsek, melalui kegiatan Ops Zebra Cartenz tahun 2022 di wilayah hukum Polda Papua, sejak tanggal 3 Oktober 2022 dan akan berakhir 16 Oktober 2022.
Data Satuan Lalulintas, rata-rata kematian akibat kecelakaan lalulintas di jalan raya, dikarenakan pengendara dipengaruhi minuman keras.
Para korban kebanyakan masih usia produktif yaitu 15 – 50 Tahun, tapi juga ada faktor insfrastruktur jalan dan faktor kondisi cuaca yang kurang menentu di wilayah Hukum Polda Papua.
Oleh karena itu, Kompol Rahman Imbau agar saat berkendara untuk tidak mengkumsumsi minuman keras. Karena hla itu bukan saja membahayakan diri sendiri tetapi juga bisa membahayakan orang lain pengguna jalan.(ANDIKA PAMAN)





Apa komentar anda ?