ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Selasa, September 8, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Senggolan SPM, Makmur Meninggal Akibat Sabetan Benda Tajam

Senggolan SPM, Makmur Meninggal Akibat Sabetan Benda Tajam

Oleh : Fibra Graha
27 Juli 2022
Di Hukum dan Kriminal
0
Senggolan SPM, Makmur Meninggal Akibat Sabetan Benda Tajam

Kasat Reskrim AKP Handry M. Bawiling, S.Sos., M.M

Jayapura, Nokenlive.Com-

Satuan Reserse Kriminal Polresta Jayapura Kota tangani kasus penganiayaan dilakukan DS (27) terhadap korban bernama Makmur (26) mengakibatkan korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) tepatnya disamping rumah bernyanyi Happy Puppy, Ruko Pasifik Permai Dok II Distrik Jayapura Utara, Senin (25/7) malam.

Penganiayaan ini berawal dari sengolan dua sepeda motor (SPM) sehingga terjadi keributan dan perkelahian mengakibatkan korban bernama Makmur (26) tewas seketika akibat sabetan benda tajam dibagian leher dilakukan pelaku DS.

Usai melakukan penikaman, pelaku DS langsung menyerahkan diri ke Mapolda Papua selanjutnya pelaku dibawa ke Mapolresta Jayapura Kota untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Dr. Victor D. Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si melalui Kasat Reskrim AKP. Handry M. Bawiling, S.Sos., M.M saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.

Kasat Reskrim Handry M. Bawiling menjelaskan, menurut keterangan pelaku, awalnya ia sedang mengajarkan istrinya mengendarai sepeda motor sekitar pukul 23.30 WIT, kemudian saat tiba dipertigaan rumah bernyanyi Happy Puppy, kedua saksi merupakan korban menyenggol motor pelaku.

Pelaku, tidak terima dengan kejadian tersebut, kemudian mengejar kedua saksi namun kehilangan jejak, akhirnya pelaku kembali mengajarkan istrinya mengendarai sepeda motor.

“Namun tak berselang lama kedua korban kembali melintas didepan pelaku, sehingga pelaku mengikutinya sampai di lokasi kejadian perkara (TKP), pelaku DS memanggil korban dan bertanya maksud saksi mengendarai motornya tadi, sehingga terjadi perdebatan dan pemukulan terhadap korban,” usap Kasat Reskrim Handry M. Bawiling

Tidak terima dengan pemukulan dilakukan pelaku DS, kemudian korban memanggil rekan-rekannya yang ada didalam room karaoke.

“Rekan-rekan korban kemudian keluar dalam keadaan dipengaruhi minuman keras kemudian melakukan pengeroyokan terhadap pelaku hingga pelaku terjatuh,” ungkapnya.

Lanjut Kasat Handry M. Bawiling,  seketika korban DS terjatuh kemudian tangannya menyentuh pisaunya sendiri hingga dirinya menyadari bahwa ia membawa sebuah benda tajam pisau jenis karimbit dikantongnya, pelaku DS kemudian membalas dengan melakukan penganiayaan terhadap para korban.

“Dari kejadian tersebut korban bernama Makmur meninggal dunia dilokasi kejadian akibat mengalami luka sobek dibagian leher, sementara dua korban lainnya Dullah (40) mengalami luka sobek dibagian tangan dan Andre (27) mengalami luka sobek di kepala bagian belakang dan langsung dilarikan ke rumah sakit Dok II Jayapura,” jelasnya.

Kasat Reskrim Handry M. Bawiling Kasus lebih jauh menjelaskan bahwa kasus ini masih dalam penanganan pihak Satuan Reserse Kriminal Polresta Jayapura Kota.

Untuk pemeriksaan saksi sejauh ini, lanjut Handry M. Bawiling, baru satu saksi dan pelaku yang dilakukan pemeriksaan oleh penyidik. Sementara pelaku DS sendiri terancam Pasal 351 Ayat (3) KUHP tentang Penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara : (Andika Noken)

BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Cek Kesiapan Ibukota Provinsi Papua Tengah, JWW Blusukan ke Nabire

Berita Selanjutnya

Mahasiswa Gelar Seminar, DOB untuk Siapa?

Berita Terkait

Jangan Tertipu! Klaim Pantai Nabire Ditutup Atas Instruksi Gubernur Papua Tengah Itu Hoaks
Hukum dan Kriminal

Jangan Tertipu! Klaim Pantai Nabire Ditutup Atas Instruksi Gubernur Papua Tengah Itu Hoaks

Kejari Biak Numfor Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Dana Reses DPRD Supiori
Hukum dan Kriminal

Kejari Biak Numfor Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Dana Reses DPRD Supiori

Gubernur MEPA: Pengawasan orang asing harus diperkuat
Hukum dan Kriminal

Gubernur MEPA: Pengawasan orang asing harus diperkuat

Pasutri WNA Asal Tiongkok Diamankan Imigrasi Jayapura, Diduga Salahgunakan Izin Tinggal
Hukum dan Kriminal

Pasutri WNA Asal Tiongkok Diamankan Imigrasi Jayapura, Diduga Salahgunakan Izin Tinggal

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua