ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Kamis, Juli 23, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Pasca Insiden Penembakan Warga Sipil, Masyarakat Nduga Lancarkan Aksi Protes

Pasca Insiden Penembakan Warga Sipil, Masyarakat Nduga Lancarkan Aksi Protes

Tuntut Jokowi Pulangkan Aparat Non Organik

Oleh : Noken Live
10 April 2022
Di Hukum dan Kriminal
0
Keluarga Korban dan Masyarakat Nduga Berdoa Dihadapan Peti Jenazah Korban Turanus Lokbere  Yang Tewas Diterjang Peluru Oleh OTK

NDUGA, Nokenlive.com

Pasca penembakan OTK yang mengakibatkan korban Turanus Lokbere (17 tahun) tewas, masyarakat Kabupaten Nduga melancarkan aksi protes atas insiden tersebut dengan mengusung jenazah korban dan berjalan kaki menuju pusat Kota Kenyam. Massa yang marah atas kasus penembakan ini melatakkan Jenazah korban di perempatan jalan utama lalu melakukan orasi dihadapan Bupati Nduga, Kapolres dan Aparat TNI.

Masyarakat Mengusung Peti Jenazah Korban Turanus Lokbere dengan Berjalan Kaki

Keluarga korban menyatakan sikap meminta Presiden Jokowi menarik seluruh pasukan Non Organik dari Nduga dan agar Kodam XVII Cenderawasih segera meresmikan Kodim setempat agar tidak ada lagi pasukan dari luar Papua yang ditempatkan di Wilayah Nduga. “Kami minta tarik pasukan Non Organik dari Nduga dan Kodam segera bentuk Kodim di sini, supaya jangan ada lagi aparat dari luar, kalo Kodim ini mitra pemerintah sehingga bisa hidup rukun bersama kami masyarakat”, tegas Elieser Tabuni, Tokoh Agama di Nduga.

Elieser Tabuni mengatakan bahwa kejadian penembakan misterius sudah yang kelima kalinya terjadi dan dirinya bersama Pihak Gereja tidak mau hal ini terulang kembali

Sementara itu, Tokoh Pemuda Nduga, Takeos Lokbere pada orasinya menyatakan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini dan meminta agar pihak aparat tidak lagi mencurigai warga adalah kelompok KKB “Tolong kasih kita harapan hidup, kamu jangan anggap kita semua penjahat dan main tembak sembarang, kasih pulang semua aparat dari Luar Papua bikin Kodim sendiri saja supaya kami hidup tenang”, pungkasnya.

Takeos Lokbere juga berharap agar Pos Kodim nantinya tidak berada di ibukota Nduga dan jauh dari perumahan warga guna mencegah masyarakat menjadi korban salah sasaran. “Kamu bangun Pos jauh dari masyarakat, jangan di ibukota, nanti kalau ada Pos di Kota OPM serang kamu disini, terus kamu curiga masyarakat sipil sembarang lalu tembak lagi”, tegasnya.

Di tempat yang sama Yakomina Gwijangge, Tokoh Perempuan Nduga berharap agar tidak ada lagi Orang Asli Papua terlebih anak-anak yang menjadi korban pembunuhan. “Kami lahirkan generasi emas Nduga bukan untuk dibunuh, kita lahirkan generasi kasih sekolah setengah mati supaya bisa membangun daerah dan menolong keluarga, kami perempuan Nduga sumbang generasi untuk bangsa dan negara ini tapi kami selalu harus menangis karena kematian”, ungkapnya.

Untuk diketahui Insiden Penembakan terhadap Turanus Lokbere (17 tahun) terjadi oleh OTK dan sampai saat ini belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab.Korban Turanus Lokbere tewas dengan luka tembak di kepala sebelah kiri.

Tags: kabupaten NdugaPapua
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Bappeda Waropen Buka Konsultasi Publik KLHS-RPJMD

Berita Selanjutnya

Bupati Awaitouw Minta Investasi Terkait Kepemilikan Hak Ulayat Ditelaah Terlebih Dahulu

Berita Terkait

Dianiaya, Brigpol Fredi Lukas Awes Personel Brimob Polda Papua Gugur di Yahukimo
Hukum dan Kriminal

Dianiaya, Brigpol Fredi Lukas Awes Personel Brimob Polda Papua Gugur di Yahukimo

Komnas HAM Papua Minta Presiden Evaluasi Pola Operasi TNI di Papua Usai Konflik di Intan Jaya
Hukum dan Kriminal

Komnas HAM Papua Minta Presiden Evaluasi Pola Operasi TNI di Papua Usai Konflik di Intan Jaya

Polisi Sita 93,72 Gram Ganja dan Miras Arak Bali Beserta Pelaku
Hukum dan Kriminal

Polisi Sita 93,72 Gram Ganja dan Miras Arak Bali Beserta Pelaku

Hukum dan Kriminal

Tiga Anggota KKB Meninggal Dunia dan Tiga Senjata Api Diamankan di Yahukimo, Papua Pegunungan

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua