ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Rabu, September 9, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Kantor Komnas HAM Papua Diteror Dengan Lemparan Botol Berisi Cairan

Kantor Komnas HAM Papua Diteror Dengan Lemparan Botol Berisi Cairan

Oleh : Noken Live
9 September 2026
Di Hukum dan Kriminal
0
Kantor Komnas HAM Papua Diteror Dengan Lemparan Botol Berisi Cairan

Foto Andika / Ket : Tampak Depan Kantor Komnas Ham Papua Menerima Lemparan Benda Berupa Botol Berisikan Cairan, Bentuk Terorisme. Rabu (9/9).

JAYAPURA, nokenlive.com – Kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Papua diduga diteror dengan lemparan sebuah botol kaca berisi cairan pada Rabu (9/9/2026).

Dalam keterangannya kepada media di MaxOne Hotel Jayapura, Rabu (9/9/2026), Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol. Fredrikus Maclarimboen, S.I.K., menyampaikan bahwa setelah menerima laporan dari pihak Komnas HAM Papua sekitar pukul 10.00 WIT, pihaknya langsung menuju lokasi kejadian.

“Kami langsung menuju lokasi kejadian di bawah pimpinan Kasatreskrim bersama sejumlah anggota,” kata Kapolresta.

Menurutnya, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan pecahan botol kaca, cairan, serta benda berwarna putih yang menyerupai tisu. Seluruh barang tersebut telah diamankan untuk membantu proses penyelidikan.

“Kata Kapolresta, dari hasil olah tempat kejadian ditemukan pecahan botol kaca dan cairan serta benda putih menyerupai tisu, dan telah diamankan untuk membantu dalam proses penyelidikan nantinya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolresta mengatakan pihaknya akan memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV yang berada di Kantor Komnas HAM Papua. Polisi juga telah meminta keterangan dari tiga orang saksi yang merupakan staf di kantor tersebut.

“Dari peristiwa ini, tidak ditemukan adanya ledakan maupun benda yang terbakar di sekitar area Kantor Komnas HAM Perwakilan Papua,” ungkap Kapolresta.

Ia berharap kasus tersebut dapat segera diungkap dan pelaku dapat ditangkap.

“Harapannya, kasus ini dapat segera terungkap dan pelakunya bisa kita tangkap,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komnas HAM Papua, Frits Ramandey, kepada media mengatakan bahwa kejadian pelemparan benda yang diduga menyerupai bom tersebut terjadi sekitar pukul 10.10 WIT.

Saat kejadian, Frits bersama sejumlah staf sedang melaksanakan rapat internal untuk membahas penyelesaian beberapa kasus dugaan pelanggaran HAM yang terjadi di Papua.

“Kemudian, terdengar suara lemparan di depan parkiran kantor. Setelah dicek, ternyata benar ada benda yang pecah berupa botol di depan kantor, tepatnya di area parkiran kendaraan,” jelasnya.

Setelah kejadian tersebut, pihak Komnas HAM Papua kemudian menghubungi aparat kepolisian, baik dari Polresta Jayapura Kota maupun Polda Papua, untuk datang ke lokasi kejadian di Kantor Komnas HAM Papua.

Ia menambahkan bahwa sepanjang tahun ini telah terjadi empat kali kejadian yang berkaitan dengan teror atau intimidasi terhadap pihak Komnas HAM Papua.

“Ini bagi saya sangat mengganggu sekali sebagai lembaga negara yang mempunyai tugas menangani persoalan kemanusiaan di negara kita, secara khusus di Papua,” pungkasnya.

Frits berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap pelaku maupun aktor intelektual di balik kejadian tersebut.

(Melviandres. P – Redaksi DA)

Tags: Frits RamandeyJayapuraKomisi Nasional Hak Asasi Manusia Perwakilan PapuaPolresta Jayapura Kota
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Peduli Korban Kebakaran di Kelurahan Mandala, Gerindra Papua Salurkan Bantuan

Berita Selanjutnya

MRP Papua Tengah Apresiasi Program Gubernur Untuk SDM Dogiyai dan Deyai

Berita Terkait

Jangan Tertipu! Klaim Pantai Nabire Ditutup Atas Instruksi Gubernur Papua Tengah Itu Hoaks
Hukum dan Kriminal

Jangan Tertipu! Klaim Pantai Nabire Ditutup Atas Instruksi Gubernur Papua Tengah Itu Hoaks

Kejari Biak Numfor Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Dana Reses DPRD Supiori
Hukum dan Kriminal

Kejari Biak Numfor Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Dana Reses DPRD Supiori

Gubernur MEPA: Pengawasan orang asing harus diperkuat
Hukum dan Kriminal

Gubernur MEPA: Pengawasan orang asing harus diperkuat

Pasutri WNA Asal Tiongkok Diamankan Imigrasi Jayapura, Diduga Salahgunakan Izin Tinggal
Hukum dan Kriminal

Pasutri WNA Asal Tiongkok Diamankan Imigrasi Jayapura, Diduga Salahgunakan Izin Tinggal

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua