Keerom,Nokenlive.Com- Sebanyak tujuh Imam katolik resmi di tahbiskan oleh Uskup Jayapura, Mrg. Leo Laba Ladjar, OFM pada Misa Tahbisan Imamat yang berlangsung di Gereja Katolik Paroki Sang Penabur Skanto, Arso XIV, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, Papua, Minggu (25/04).
Adapun 7 calon Imam yang ditahbiskan menjadi Imam (Pastor) adalah RD. Yohanes Eko Prastyo, RD. Petrus Hisage, RD. Melyanus Bidana, RD. Rofinus Robby Hodo, RP. Daniel Lau, OFM, RP Dominggus Kaki, OFM dan RP. Gregorius Atu Wea, OFM
Sementara itu pada acara tahbisan 7 Imam baru ini dihadiri langsung oleh Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.hut.MUP, Dan Wakil Bupati Keerom, Drs. Wahfir Kosasih, SH, MH, M.Si.
Uskup Jayapura,Mgr. Leo Laba Ladjar, OFM berharap kepada tujuh imam yang ditabiskan menjadi gembala dan penyelamat umat manusia dan mampu melayani umat di Papua dengan tugas pelayanannya sebagai seorang pastor.
Untuk itu uskup Leo meminta agar pentingnya ketenangan dan keheningan dalam menyikapi setiap problem kehidupan sosial dalam pelayanan kegerejaan di tanah Papua.
“ Ketenangan merupakan saat yang tepat untuk membangun relasi intim kepada Allah sebagai spirit utama seorang imam, studi saja tidak cukup, butuh waktu tenang untuk doa pagi, meditasi, membiarkan roh kudus bekerja. jaman ini makin membutuhkan sebuah penghayatan iman,”ucap Uskup Leo.
“Kita semua dipanggil menghayati iman secara otentik supaya berbuah Injil yang kita wartakan. Hal ini didasarkan pada moto tahbisan imamat hari ini ” Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya,”beber Uskup Leo.
Sementara itu ditempat yang sama Bupati Keerom,Piter Gusbager,S.HUT,MUP mengaku bangga karena anak-anak Papua bisa ditahbiskan menjadi imam.
“Pesan kami semoga para imam baru menjadi penerang bagi umat Katolik di dunia maupun di tanah Papua.Diharapkan mereka bisa menjalankan tugas mereka dengan baik ditempat tugas mereka masing-masing,untuk melayanai masyarakat di Tanah Papua ini,”tutup Bupati Gusbager.(amin/ans)





Apa komentar anda ?