ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Jumat, Juni 19, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » LIPI Dorong Peningkatan Pendidikan Berkualitas Anak – Anak Papua

LIPI Dorong Peningkatan Pendidikan Berkualitas Anak – Anak Papua

Oleh : Noken
1 Oktober 2020
Di Pendidikan
0
LIPI Dorong Peningkatan Pendidikan Berkualitas Anak – Anak Papua

 Pemerintah Provinsi Papua Menyerahkan Bantuan Radio Dan Alat Tulis Secara Simbolis Kepada Salah Satu Anak Di Kampung Hobong, Kabupaten Jayapura (ANT)

Jakarta, Nokenlive.com – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mendorong peningkatan layanan pendidikan berkualitas bagi anak-anak Papua, karena pendidikan merupakan modal penting untuk mewujudkan pelaksanaan pembangunan yang progresif di tanah Papua.

“Ketika kita bicara pendidikan, kami merasa bahwa ketertinggalan pendidikan bagi anak-anak Papua itu sangat berkontribusi pada kegagalan pembangunan,” kata peneliti, Pusat Penelitian Kependudukan LIPI, Anggi Afriansyah dalam acara peluncuran virtual “Buku – Buku Tantangan dan Solusi Tanah Papua dari Sisi Kependudukan”, Jakarta, Kamis (01/10/2020).

Dalam acara peluncuran itu, Anggi memberikan pemaparan mengenai salah satu dari tiga buku yang diluncurkan LIPI yang berjudul, Pendidikan Sebagai Jalan Terang : Membangun Pendidikan yang Responsif terhadap Kondisi Geografis, Demografi, Sosial, dan Budaya Orang Asli Papua.

Dua buku lain adalah Orang Asli Papua : Kondisi Sosial Demografi dan Perubahannya; Kesehatan Ibu dan Anak Orang Asli Papua ; Antara Ketersediaan Layanan dan Tantangan Sosial Budaya.

Dengan dapat mengakses pendidikan yang berkualitas, maka kualitas dan kapasitas sumber daya manusia Papua akan semakin meningkat sehingga pembangunan di wilayah itu semakin maju.

“Kami berusaha bagaimana kemudian pendidikan hadir sebagai jalan terang yang bisa membuat anak – anak Papua ini memperoleh haknya, karena memang pendidikan sebagai fundamental yang harus diterima,” ujar Anggi.

Memang ada banyak pembangunan secara fisik dan infrastruktur dilakukan, seperti perbaikan terhadap gedung – gedung sekolah, namun sayangnya tidak diimbangi oleh peningkatan kualitas, salah satunya kehadiran guru yang masih sangat terbatas.

“Ketika kami datang kesana juga, itu sangat nampak kelas yang kosong karena tidak ada gurunya, atau guru – guru yang belum bisa hadir karena baru tahun ajaran baru bahkan bisa sampai satu atau tiga bulan tidak hadir, bisa dibayangkan bagaimana fundamental dasar misalnya seperti kemampuan literasi membaca menulis berhitung itu menjadi persoalan yang sangat mendasar, ujar Anggi.

Lebih lanjut dikatakannya kondisi itu bisa berefek panjang sampai ke level yang selanjutnya, dan kalau dijangka panjangnya bagaimana terkait dengan proses pembangunan yang ada di Papua.

Anggi menuturkan, ada banyak persoalan pendidikan di Papua diantaranya persoalan yang paling mendasar terkait ketidakhadiran guru, kualitas layanan pendidikan, aspek budaya, regulasi, anggaran, dan program pembinaan.

Ketidakhadiran guru tersebut dinilai sebagai persoalan yang menahun, yang terjadi di Papua hingga saat ini.

Kualitas layanan pendidikan di Papua juga sangat berbeda dengan wilayah – wilayah lain, yang ada di Indonesia.

Anggi mengatakan program pembinaan kualitas pendidikan ternyata belum berhasil memperbaiki pendidikan, baik secara statistik ataupun kualitas.

Dari beberapa tahun atau usai diberlakukan otonomi khusus, pendidikan tetap tidak optimal untuk diberikan.

Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur pendidikan harus dibarengi dengan peningkatan kualitas pendidikan dan rancangan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan dan mewakili aspirasi orang Asli Papua.

(NL/ANT)

 

Tags: Anggi AfriansyahLembaga Ilmu Pengetahuan IndonesiaLIPI Dorang Peningkatan Pendidikan Anak - Anak PapuaPeningkatan Pendidikan Bagi Anak - Anak Papua
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Bupati Minta Bangun Kampung Adat Di Jayawijaya

Berita Selanjutnya

Pendidikan Papua Harus Responsif Terhadap Kondisi Sosial – Budaya

Berita Terkait

Pendaftar Membludak, SMAN 2 Jayapura Hanya Terima 432 Siswa Baru
Pendidikan

Pendaftar Membludak, SMAN 2 Jayapura Hanya Terima 432 Siswa Baru

PPDB SMP di Kota Jayapura Dibuka, Orang Tua Wajib Siapkan Tiga Dokumen  Ini
Pendidikan

PPDB SMP di Kota Jayapura Dibuka, Orang Tua Wajib Siapkan Tiga Dokumen Ini

MDF Luncurkan Program Pace-Mace, Ribuan Pelajar Papua Siap Terima Bantuan Pendidikan
Pendidikan

MDF Luncurkan Program Pace-Mace, Ribuan Pelajar Papua Siap Terima Bantuan Pendidikan

Program Jayapura Cerdas Bantu 210 Siswa Kurang Mampu, Pemkot Apresiasi Baznas
Pendidikan

Program Jayapura Cerdas Bantu 210 Siswa Kurang Mampu, Pemkot Apresiasi Baznas

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua