Mamberamo Raya, Nokenlive.com – Masyarakat Mambramo Raya khususnya yang berada dikampung Warembori, Bagusa dihimbau agar menjauhi diri dari pergaulan bebas maupun pengaruh miras dan peredaran judi beserta penyakit masyrakat lainnya sehingga dapat hidup aman dan damai.
Himbauan ini disampaikan Kapolres Mambramo AKBP. Aleksander Louw, pada acara tatap muka bersama masyrakat Kampung Warembory dan Bagusa sabtu (18/5/2019).
Kapolres mengatakan larangan peredaran judi, miras dan penyakit masyarakat lainnya diwilayah hukum Polres Mambramo Raya telah disepakati bersama oleh TNI/Polri, dan seluruh lintas tokoh yang ada, karena dampak negatif dari pada peredaran judi tersebut dapat merusak moral masyrakat terutama generasi penerus bangsa indonesia sehingga sudah dilarang.
” Judi, miras dan penyakit masyrakat lainnya sudah kita tanda tangani pakta integritas bersama TNI/Polri dan lintas tokoh sejak februari 2019 lalu saat saya menjabat Kapolres, sehingga dilarang keras ada judi dan miras di Mambramo Raya. Siapa pun dia yang mau coba coba edarkan judi serta miras akan kita tindak tegas, sehingga saya berharap masyrakat mambramo terutama dikampung Warembori dan Bagusa jauhkan dari penyakit masyrakat tersebut ,” jelas Kapolres Aleksander Louw

Sementara itu Kepala Kampung Warembory Septer Iriory mengaku, sangat menyambut baik adanya kunjungan kerja oleh Kapolres Mambramo Raya dan jajarannya ke distrik mambramo hilir, guna bertatap muka langsung dengan masyrakat.
” Kami masyrakat sangat antusias dan memberikan apresiasi kepada Kapolres Mambramo Raya, Pabung, Danton BKO Brimob karena selama Polres berdiri baru pertama kali ini ada kunjungan, dan masyrakat dikumpulkan untuk menyampaikan pendapat. Dan baru sosok kapolres saat ini yang bisa berani berantas judi dan miras sehingga mambramo raya sudah mulai aman,” pungkasnya.
Selain melakukan tatap muka bersama dikampung Warembori dan Bagusa, jajaran TNI-Polri di Mambramo Raya juga turut memberikan bantuan sembako berupa beras, supermie, gula kepada masyrakat di dua kampung tersebut.
(Redaksi)





Apa komentar anda ?