Jayapura, Nokenlive.com – Kemenpar RI melalui Akademi Pariwisata 45 Jayapura mengadakan bimtek pengembangan desa wisata melalui pendampingan dalam rangka fasilitasi pelatihan masyarakat di kampung Tablasupa, Distrik Depapre, Sabtu (18/5/2019)
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Training of Trainer (TOT) bagi dosen pendamping desa wisata di Makassar, dimana akademi pariwisata 45 jayapura melalui Direktur Akparis 45, Dra. Asmini Djapara, M.Si, mengikuti pertemuan penting dengan ASDEP.
Pengembangan SDM dan Hubungan antar lembaga dilanjutkan dengan mengirimkan utusan yaitu Agus Jerri S. Aronggear, SST.Par, M.Par, CBC.
Hasil dari kegiatan TOT mewajibkan semua peserta TOT untuk menyusun sebuah program kegiatan untuk membangun desa wisata di masing-masing daerah. Dan terpililah kampung tablasupa untuk di rancang sebagai Desa Wisata.
Kampung tablasupa terpilih karena menyimpan banyak potensi wisata seperti ; Spot untuk melihat burung cenderawasih, melihat sumber air tawar di tengah laut dan penangkaran penyu serta beragam kuliner lokal, cenderamata, dan home stay yang sudah di siapkan masyarakat.
Setelah melalui proses tahapan dan penilaian proposal program desa wisata yang di usulkan, maka hasilnya adalah “Lulus”. Maka tahapan selanjutnya adalah pelaksanaan program.
Pelaksanaan program desa wisata dilakukan Melalui ASDEP pengembangan SDM dan Hubungan antar Lembaga dimana mengirimkan 4 orang sebagai fasilitator.
Dalam sambutannya Arum Damarintyas, S.Sos selaku Kepala Sub Bidang Sadar Wisata, menekankan tentang pentingan pengembangan desa wisata di Indonesia, dimana hal ini akan menyebabkan terjadinya perputaran ekonomi dan kesejahteraan di daerah pedesaaan.
“Uang akan ditarik datang ke desa wisata tersebut, dengan mengambil contoh desa- desa wisata yang sudah sukses seperti Pujon Kidul Malang, desa wisata Pentingsari di Yogyakarta dengan omzet besar dan berhasil menyerap tenaga kerja secara lebih banyak,” tutur Arum.
Kepala Sub Bidang Sadar Wisata ini juga Berharap agar kampung Tablasupa juga dapat mengalamai hal yang sama.
kepala dinas kebudayaan dan pariwisata Kabupaten Jayapura Joko Sunaryo, M.Si dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada akademi pariwisata 45 jayapura dan juga Kemenpar.
“Karena melalui program ini, dapat turut serta memajukan pariwisata di Kabupaten Jayapura,” beber Sunaryo.
Bimtek ini yang dilakukan dengan menekankan 3 materi utama yaitu Sadar Wisata, Sapta Pesona, Pramuwisata atau Guide, dan Pengembangan Home Stay.
Kegiatan ini turut melibatkan mahasiswa-mahasiswi dari Akademi Pariwisata 45 Jayapura dan berlangsung hangat, lancar dan dinamis, serta banyak Tanya jawab dari seluruh peserta yang hadir.
Acara di tutup dengan foto bersama dan santap bersama kuliner lokal dari Tablasupa serta mengelilingi Kampung Tablasupa.
(Vera Chalik)










Apa komentar anda ?