WAMENA, nokenlive.com – Pemkab Jayawijaya mulai menerapkan sistem administrasi berbasis digital dalam penyelenggaraan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke-34 Tahun 2026. Langkah tersebut ditandai dengan peluncuran administrasi penyelenggaraan secara daring (online) melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jayawijaya, Senin (13/7/2026).
Melalui peluncuran tersebut, masyarakat kini sudah dapat melakukan pembelian tiket Festival Budaya Lembah Baliem secara online sebagai bagian dari upaya modernisasi pelayanan publik di sektor pariwisata.
“Mulai hari ini pembelian tiket sudah bisa dilakukan secara online. Administrasi lain dan promosi pariwisata juga terus kita lakukan untuk mengundang wisatawan baik dalam negeri maupun luar negeri,” kata Bupati Jayawijaya, Athenius Murip.
Menurut Athenius, digitalisasi administrasi menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Jayawijaya untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dan wisatawan dalam memperoleh informasi serta membeli tiket Festival Budaya Lembah Baliem.
Selain mempermudah proses pembelian tiket, sistem digital juga diharapkan mampu memperluas promosi pariwisata Jayawijaya hingga ke tingkat nasional maupun internasional sehingga dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan pada pelaksanaan Festival Budaya Lembah Baliem ke-34 yang akan berlangsung pada 7–10 Agustus 2026.
Pada penyelenggaraan tahun ini, festival mengusung konsep baru dengan dua lokasi kegiatan. Atraksi utama Festival Budaya Lembah Baliem dipusatkan di kawasan Welesi, sedangkan berbagai kegiatan pendukung digelar di halaman Kantor Bupati Jayawijaya.
Di kawasan kota, pengunjung dapat menikmati beragam aktivitas seperti Wamena Kopi Shop, pameran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta pertunjukan seni budaya yang digelar setiap sore.

“Kegiatan dari Welesi kemudian dilanjutkan di kota agar pengunjung bisa menikmati indahnya Wamena kota,” ujarnya.
Festival Budaya Lembah Baliem selama ini menjadi salah satu ikon pariwisata budaya Indonesia dengan menampilkan simulasi perang adat, tarian tradisional, pertunjukan seni, pameran kerajinan tangan, hingga kuliner khas Pegunungan Papua.
Pemerintah Kabupaten Jayawijaya berharap penerapan sistem digital, termasuk pembelian tiket secara online dengan pilihan kategori dan kisaran harga tiket yang bervariasi sesuai paket kunjungan yang disediakan panitia, dapat memberikan kemudahan bagi wisatawan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan selama penyelenggaraan festival.
Melalui inovasi tersebut, pemerintah optimistis Festival Budaya Lembah Baliem ke-34 akan semakin dikenal luas, mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta memperkuat pelestarian budaya Papua di tingkat nasional maupun internasional. (Tundemin Kogoya – Redaksi DA)





Apa komentar anda ?