ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Jumat, Juni 12, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Pameran Massal Noken Akan Segera di Gelar

Pameran Massal Noken Akan Segera di Gelar

Oleh : Noken Live
6 November 2018
Di Provinsi Papua
0
Salah satu pengrajin noken papua

Salah satu pengrajin noken papua

Jayapura, Nokenlive.com  – Tokoh Papua Titus Pekey mengagendakan pameran massal noken (tas rajutan) di Taman Imbi, Kota Jayapura, pada 4 Desember 2018 sebagai bentuk peringatan warisan budaya dunia tak benda yang telah ditetapkan oleh UNESCO pada 4 Desember 2012.

Berbicara kepada rekan media di Kota Jayapura, Senin, Titus Pekey yang sedang berdiskusi bersama Hari Suroto peneliti dari Balai Arkeologi Papua mengatakan bahwa pameran tersebut akan melibatkan mama-mama Papua sebagai pengrajin noken.

“Rencananya akan melibatkan kelompok-kelompok pengrajin noken yang ada di Kota Jayapura dan sekitarnya. Dan sore ini kami akan gelar rapat atau pertemuan untuk lebih mematangkan agenda pameran massal noken,” katanya.

Selain memamerkan noken, kata Titus, mama-mama Papua yang tergabung dalam kelompok-kelompok pengrajin itu akan menunjukkan bagaiman merajut atau membuat noken.

“Hal ini juga kami masih diskusikan, apakah merajut noken secara massal atau secara bersama-sama merajut sebuah noken raksasa, tergantung dari hasil rapat nanti,” katanya.

Lebih lanjut Titus mengemukakan bahwa pameran itu akan menghadirkan bentuk-bentuk noken di tujuh wilayah adat yang ada di tanah Papua, sehingga publik bisa tahu beragam atau bermacam bentuk noken yang telah diakui oleh dunia.

“Noken ini sudah mendapat pengakuan dari Unesco, salah satu badan budaya internasional dan ini merupakan pengakuan dan penghargaan tertinggi kepada orang Papua khususnya mama-mama Papua yang bercucur keringat membuat noken untuk menghidupi keluarganya,” katanya.

Untuk itu, kata dia, pameran noken yang akan digelar itu nanti harus disambut baik oleh semua pemangku kepentingan di Papua tanpa memandang latar belakang pekerjaan dan pangkat.

“Kita semua harus tahu bahwa orang Papua itu adalah anak noken. Mari kita lestarikan noken dengan menggunakannya apalagi ini sudah mendapat pengakuan dan penghargaan oleh lembaga dunia,” katanya.

Titus mengaku bahwa kegiatan yang coba diinisiasinya itu belum mendapat sponsor atau bantuan dari pemangku kepentingan, baik dari BUMD, BUMN ataupun pemerintah melalui instansi terkait. “Hararapannya kegiatan ini mendapat sambutan yang hangat oleh semua kalangan di Papua,” katanya.

Menyinggung soal Museum Noken yang terletak di belakang Museum Negeri Papua di Expo Waena, Kelurahan Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Titus mengaku prihatin.

“Museum noken belum diperhatikan oleh pihak terkait, sangat disayangkan sudah dibangun tetapi belum diisi dengan noken. Seharusnya instansi terkait seperti dinas pendidikan dan kebudayaan serta dinas pariwisata melihat hal ini,” kata Titus dengan nada kesal.

Sementara itu, Hari Suroto berpendapat bahwa tradisi membuat noken sudah ada sejak masa prasejarah di Papua. Noken merupakan bentuk kearifan masyarakat Papua dalam beradaptasi dengan lingkungan sekitar mereka.

“Noken dibuat secara alami menggunakan bahan dari alam baik dari serat maupun pewarnaannya. Setiap daerah di Papua mempunyai ragam bentuk noken, termasuk bahan pembuatannya, ada yang dari daun pandan, kulit anggrek, kulit kayu dan lainnya, bahkan ada pemanisnya atau diberikan hiasan dari bulu burung,” katanya.

(NL3)

 

Tags: Pameran NokenUnesco
Bagikan1Tweet1KirimBagikan
Berita Sebelumnya

Yonas Kenelak Lapor Akun FB GIDI Ke Mapolda Papua

Berita Selanjutnya

Sistem Penarikan Retribusi Keluar Masuk Ruko Dok II Ditata

Berita Terkait

Ini Pesan Gubernur Papua untuk ASN Selama FIFA World Cup 2026 Berlansung
Olahraga

Ini Pesan Gubernur Papua untuk ASN Selama FIFA World Cup 2026 Berlansung

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pemprov Papua Bersihkan Kali Anafre, 2 Ton Sampah Diangkut
Provinsi Papua

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pemprov Papua Bersihkan Kali Anafre, 2 Ton Sampah Diangkut

Lulus 100 Persen, 348 Siswa SMPN 9 Jayapura Torehkan Prestasi Akademik dan Nonakademik Sepanjang 2026
Pendidikan

Lulus 100 Persen, 348 Siswa SMPN 9 Jayapura Torehkan Prestasi Akademik dan Nonakademik Sepanjang 2026

Lulus 100 Persen, SMP YPK Paulus Dok V Jayapura Torehkan Prestasi Akademik dan Nonakademik Sepanjang 2026
Pendidikan

Lulus 100 Persen, SMP YPK Paulus Dok V Jayapura Torehkan Prestasi Akademik dan Nonakademik Sepanjang 2026

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua