NABIRE, Nokenlive.com – Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah mulai menyiapkan sumber daya manusia (SDM) kesehatan lokal untuk mendukung operasional Rumah Sakit Provinsi, Klinik Bersalin, Klinik Bayi Tabung, dan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) yang diperkirakan mulai beroperasi pada 2029/2030.
Persiapan tersebut dilakukan melalui sosialisasi pendidikan dan peluang karier di bidang kesehatan kepada para pelajar, orang tua, serta masyarakat di delapan kabupaten di Papua Tengah.
Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinas Kesehatan Papua Tengah, Kristianus Tebai, mengatakan pihaknya telah melaksanakan sosialisasi di sejumlah sekolah sepanjang 2026. Kegiatan serupa akan diperluas pada 2027 agar semakin banyak putra-putri daerah memahami peluang pendidikan kesehatan.
“Tahun 2026 kami sudah melakukan sosialisasi ke beberapa sekolah di beberapa kabupaten. Kami berharap di tahun 2027 nanti sosialisasi tetap akan kami lancarkan secara masif,” ujar Kristianus di Nabire.
Menurutnya, pemerintah perlu menyiapkan tenaga kesehatan sejak dini karena pendidikan vokasi membutuhkan waktu tiga hingga empat tahun. Pendidikan Diploma Tiga (D3) umumnya berlangsung tiga tahun, sedangkan Diploma Empat (D4) membutuhkan empat tahun.
Karena itu, Dinkes mengajak orang tua dan masyarakat ikut menyampaikan informasi mengenai pilihan pendidikan kesehatan kepada anak-anak yang ingin melanjutkan studi.
Kristianus menjelaskan, persiapan tersebut mendukung program prioritas Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di Papua Tengah.
“Jadi ketika fasilitas pelayanan RS Provinsi, Klinik Bersalin, Klinik Bayi Tabung, dan Labkesda diperkirakan beroperasi pada tahun 2029/2030 nanti, proses penyerapan dan pendayagunaan tenaga kesehatan putra-putri daerah dapat langsung kita berlakukan secara maksimal,” tegasnya.
Melalui sosialisasi tersebut, Dinkes Papua Tengah berharap putra-putri daerah memiliki kesempatan lebih besar untuk mengisi kebutuhan tenaga kesehatan di berbagai fasilitas pelayanan medis yang sedang disiapkan pemerintah provinsi.
ANAS





Apa komentar anda ?