ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Jumat, September 25, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Pendapatan Papua Tengah Naik Jadi Rp2,75 Triliun

Pendapatan Papua Tengah Naik Jadi Rp2,75 Triliun

Oleh : Nokenlive
24 September 2026
Di Papua Tengah
0
Pendapatan Papua Tengah Naik Jadi Rp2,75 Triliun

Keterangan: Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa menyampaikan sambutan pada rapat paripurna DPR Papua Tengah dalam rangka penandatanganan Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (P-PPAS) Tahun Anggaran 2026, di Ruang Sidang DPR Papua Tengah, Kamis (24/9/2026)./ Foto: Humas Pemprov

NABIRE, Nokenlive.com – Pendapatan daerah Provinsi Papua Tengah dalam rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 mengalami peningkatan sekitar Rp321,09 miliar.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa dalam rapat paripurna DPR Papua Tengah dalam rangka penandatanganan Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (P-PPAS) Tahun Anggaran 2026, di Ruang Sidang DPR Papua Tengah, Kamis (24/9/2026).

Meki Nawipa mengatakan, pendapatan daerah yang sebelumnya direncanakan sebesar Rp2,43 triliun, setelah perubahan menjadi sekitar Rp2,75 triliun.

“Perubahan APBD bukanlah sekadar proses penyesuaian angka-angka anggaran. Perubahan APBD merupakan instrumen untuk memastikan bahwa kebijakan fiskal daerah tetap responsif dan adaptif terhadap perkembangan kondisi aktual,” kata Meki.

Ia menjelaskan, peningkatan pendapatan tersebut antara lain berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pendapatan transfer.

PAD Papua Tengah meningkat dari sekitar Rp543,07 miliar menjadi Rp605,86 miliar. Sementara pendapatan transfer naik dari sekitar Rp1,04 triliun menjadi Rp1,41 triliun.

Di sisi lain, lain-lain pendapatan daerah yang sah mengalami penyesuaian dari sekitar Rp839,77 miliar menjadi Rp726,58 miliar.

Menurut Meki, perubahan struktur pendapatan tersebut disusun dengan mempertimbangkan realisasi APBD hingga Semester I 2026, regulasi pendapatan, optimalisasi pajak dan retribusi, perubahan proyeksi PAD dan transfer, serta penetapan SiLPA berdasarkan hasil pemeriksaan LKPD Tahun Anggaran 2025.

“Dalam konteks Papua Tengah, hasil evaluasi pelaksanaan APBD sampai dengan Semester I Tahun Anggaran 2026 dan prognosis untuk enam bulan berikutnya menunjukkan perlunya penyesuaian kebijakan fiskal daerah,” ujarnya.

Meki menambahkan, penyusunan KUPA dan Perubahan P-PPAS juga mengacu pada Perubahan RKPD Provinsi Papua Tengah Tahun 2026 yang ditetapkan melalui Peraturan Gubernur Papua Tengah Nomor 18 Tahun 2026.

Pembahasan KUPA dan Perubahan P-PPAS dilakukan bersama antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran DPR Papua Tengah dengan melakukan penajaman terhadap asumsi, prioritas, serta kemampuan keuangan daerah.

Meki menegaskan, peningkatan pendapatan harus diikuti dengan pengelolaan anggaran yang realistis, terukur dan akuntabel.

“Pada akhirnya, APBD bukan sekadar kumpulan angka pendapatan dan belanja. APBD adalah instrumen kebijakan publik,” katanya.

Ia berharap anggaran yang disepakati dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam pelayanan pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur dan pengembangan ekonomi hingga ke kampung-kampung.

Setelah penandatanganan nota kesepakatan, Gubernur MEPA meminta TAPD dan seluruh pimpinan perangkat daerah segera menindaklanjutinya melalui penyusunan Rencana Kerja dan Perubahan Anggaran Perangkat Daerah sesuai plafon dan kesepakatan yang telah ditetapkan.

(ANAS/Redaksi)

Tags: DPR Papua TengahGubernur Papua TengahMeki NawipaParipuraPemprov Papua Tengah
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Kejati Papua Naikkan Kasus Dugaan Proyek Jalan Boven Digoel ke Penyidikan

Berita Selanjutnya

APBD Perubahan 2026, Belanja Papua Tengah Tembus 4,18 Triliun

Berita Terkait

Tiba di Ilaga, Bupati Elvis Tabuni Gelar Rapat Matangkan Kunjungan Gubernur Papua Tengah Ke Puncak
Papua Tengah

Tiba di Ilaga, Bupati Elvis Tabuni Gelar Rapat Matangkan Kunjungan Gubernur Papua Tengah Ke Puncak

Besok, Gubernur Meki Nawipa Kunker ke Puncak, Agenda Utama Program Prioritas
Papua Tengah

Besok, Gubernur Meki Nawipa Kunker ke Puncak, Agenda Utama Program Prioritas

BOSDA Papua Tengah Bantu Kebutuhan Siswa SMP YPPK Epouto, Kepsek Apresiasi Gubernur MEPA
Papua Tengah

BOSDA Papua Tengah Bantu Kebutuhan Siswa SMP YPPK Epouto, Kepsek Apresiasi Gubernur MEPA

Buka RAPIMPROV Ke-II KADIN Papua Tengah, Gubernur MEPA Tekankan Hal Ini
Papua Tengah

Buka RAPIMPROV Ke-II KADIN Papua Tengah, Gubernur MEPA Tekankan Hal Ini

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua