JAYAPURA, Nokenlive.com – Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Papua melakukan pemeriksaan lapangan terkait laporan masyarakat mengenai dugaan tindak pidana korupsi dalam dua proyek pembangunan jalan di Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.
Dua proyek yang diperiksa yakni pembangunan Jalan Ruas Dema–Fefero serta pembangunan jalan yang menghubungkan Kampung Wanggemalo, Distrik Kombay, dengan Kampung Firiwage, Distrik Firiwage. Kedua proyek tersebut dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Boven Digoel pada Tahun Anggaran 2023.
Pemeriksaan lapangan dilakukan bersama ahli konstruksi dari INKINDO dan Tim Auditor BPKP Perwakilan Provinsi Papua. Langkah tersebut merupakan bagian dari proses penyelidikan atas laporan masyarakat mengenai dugaan adanya penyimpangan dalam pelaksanaan kedua proyek jalan tersebut.
Berdasarkan data yang disampaikan Tim Penyidik Pidsus Kejati Papua, proyek pembangunan Jalan Ruas Dema–Fefero memiliki nilai kontrak sebesar Rp5,688 miliar.
Sementara itu, proyek pembangunan jalan dari Kampung Wanggemalo, Distrik Kombay, menuju Kampung Firiwage, Distrik Firiwage, memiliki nilai kontrak sebesar Rp6,237 miliar.
Dari hasil pemeriksaan lapangan, tim menemukan bahwa kedua pekerjaan tersebut belum diselesaikan hingga 100 persen. Namun, dalam laporan pekerjaan, progres pembangunan disebut telah mencapai 100 persen.
Temuan tersebut menjadi bagian dari materi yang didalami penyidik dalam penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi pada kedua proyek pembangunan jalan tersebut.
Tim Penyidik Pidsus Kejati Papua kemudian telah menaikkan penanganan perkara ke tahap penyidikan. Sejumlah saksi yang berkaitan dengan pelaksanaan proyek juga telah diperiksa.
Pemeriksaan lapangan bersama ahli konstruksi dan auditor BPKP dilakukan untuk mendalami kondisi fisik pekerjaan serta memastikan kesesuaian antara pelaksanaan proyek di lapangan dengan dokumen dan laporan pekerjaan.
Kejati Papua masih melakukan proses penyidikan untuk mengungkap lebih lanjut dugaan penyimpangan dalam dua proyek pembangunan jalan tersebut.
(Melviandres Pamanggori/Redaksi)





Apa komentar anda ?