JAYAPURA, nokenlive.com — Pemerintah Kabupaten Puncak bersama Yayasan Mega Edukasi Papua melepas 15 mahasiswa penerima Beasiswa Puncak Cerdas angkatan pertama untuk melanjutkan pendidikan jenjang magister (S2), di Jayapura, Rabu (26/8/2026).
Program tersebut merupakan hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten Puncak dan Yayasan Mega Edukasi Papua melalui pembinaan Papua Language Institute (PLI). Dari 30 peserta yang mengikuti seleksi dan pembelajaran selama satu tahun, 15 mahasiswa dinyatakan lulus dan berhak menerima beasiswa.
Sebanyak 11 mahasiswa melanjutkan studi ke luar negeri, yakni Inggris, Selandia Baru, Rusia, Rumania, dan Amerika Serikat. Sementara empat mahasiswa lainnya melanjutkan pendidikan di dalam negeri.
Ketua DPRK Puncak, Thomas Tabuni, menyambut positif program tersebut. Ia menilai Beasiswa Puncak Cerdas merupakan langkah strategis untuk menyiapkan SDM yang akan menjadi kekuatan pembangunan Kabupaten Puncak.
“Program ini sangat bermanfaat bagi masa depan Kabupaten Puncak. Pendidikan adalah jalan untuk menyiapkan SDM yang nantinya kembali membangun Puncak,” kata Thomas.
Menurutnya, keberangkatan 11 mahasiswa ke luar negeri merupakan momentum penting dan menjadi bagian dari visi serta program unggulan pemerintah daerah melalui Puncak Cerdas.
“Kami dari DPRK akan terus mendukung program ini. Berapa pun anggaran yang dibutuhkan untuk pendidikan, kami akan dukung, karena investasi masa depan Puncak hanya melalui sumber daya manusia,” tegasnya.
Sementara itu, salah satu penerima Beasiswa Puncak Cerdas, Merlin Wakerkwa, mengaku bangga dan bersyukur atas kesempatan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Puncak.

Merlin mengatakan, selama satu tahun para peserta mendapatkan pembinaan di Papua Language Institute, termasuk bahasa Inggris, Rumania, dan Rusia, sebagai persiapan sebelum melanjutkan pendidikan ke berbagai negara.
“Kami sangat senang dan bangga kepada Pemerintah Kabupaten Puncak. Walaupun selama pembinaan ada berbagai tantangan dan cobaan, akhirnya kami bisa sampai pada tahap pelepasan ini,” ujar Merlin.
Merlin sendiri akan melanjutkan studi S2 di University of Exeter, Inggris, dengan mengambil jurusan Engineering Business Management.
“Saya akan melanjutkan studi ke Inggris, di University of Exeter, jurusan Engineering Business Management. Kami berharap ilmu yang diperoleh nantinya dapat digunakan untuk membangun Puncak dan Tanah Papua,” katanya.
Ia menilai program tersebut tidak hanya memberikan kesempatan pendidikan, tetapi juga mempersiapkan generasi muda Puncak yang kompeten, inovatif, berintegritas, dan adaptif.
“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Puncak, Yayasan Mega Edukasi Papua, IUP, dan Papua Language Institute yang telah membina kami selama satu tahun. Semoga program ini menjadi contoh bagi kabupaten lain di Papua,” ucapnya.
Pelepasan 15 mahasiswa ini menjadi langkah awal Puncak Cerdas dalam menyiapkan generasi muda Puncak agar memiliki pendidikan dan kompetensi yang lebih baik, dengan harapan kelak kembali mengabdi dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.
(Lisa – Redaksi DA)







Apa komentar anda ?