JAYAPURA, nokenlive.com — Bupati Kabupaten Puncak, Elvis Tabuni, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Puncak meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui program pendidikan, termasuk mengirim mahasiswa untuk melanjutkan studi ke luar negeri.
Hal tersebut disampaikan Elvis Tabuni saat diwawancarai di Jayapura, Rabu (26/8/2026), terkait pelepasan mahasiswa program pendidikan S2 hasil kerja sama Pemkab Puncak dengan Yayasan Maga Edukasi Papua.
Elvis mengatakan, kerja sama tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk mengejar ketertinggalan SDM di Kabupaten Puncak. Menurutnya, pendidikan menjadi kunci untuk menyiapkan generasi muda yang nantinya dapat berkontribusi bagi pembangunan daerah.
“Daerah Puncak adalah daerah tertinggal. Kami mau kembangkan untuk ke depan mereka juga bisa menjadi orang yang berguna untuk daerah. SDM kami masih sangat tertinggal,” kata Elvis.
Ia mengatakan, pemerintah daerah akan terus berupaya memberikan kesempatan kepada anak-anak Puncak untuk memperoleh pendidikan, baik di dalam maupun luar negeri.
“Bila saya usaha bagaimanapun, anak-anak saya itu bisa disekolahkan, di luar negeri, di dalam negeri, supaya mereka mampu untuk masa depan Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah. Itu tujuan utamanya,” ujarnya.
Elvis menyebutkan, Pemkab Puncak saat ini membiayai sekitar 1.600 mahasiswa melalui berbagai program pendidikan. Selain bekerja sama dengan Yayasan Maga Edukasi Papua, pemerintah daerah juga memiliki program pembinaan mahasiswa melalui Binter Busih di Semarang.
Menurutnya, pembinaan yang dilakukan menjadi bagian penting sebelum mahasiswa melanjutkan pendidikan ke luar daerah maupun luar negeri. Para mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai bahasa, tetapi juga harus mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan pendidikan dan kehidupan di luar negeri.
“Memang kami mendorong agar anak-anak mendapat pendidikan yang baik. Saya bersyukur kepada Tuhan, kepada para dosen-dosen, mereka juga sudah bina yang baik,” katanya.
Elvis menegaskan, pemerintah daerah bersama Sekretaris Daerah dan Ketua DPRK Puncak akan terus memberikan dukungan terhadap program pendidikan tersebut, meskipun masih terdapat berbagai keterbatasan.
“Saya Bupati, Sekda, Ketua DPRK dan Pemerintah Kabupaten Puncak sudah selalu mendorong terus. Apa pun kekurangan kami, tetap mendorong supaya mereka bisa ke depan untuk membangun Kabupaten Puncak,” ucapnya.
Untuk program pendidikan yang dilepas kali ini, sebanyak 15 mahasiswa diberangkatkan, terdiri dari 11 mahasiswa yang melanjutkan pendidikan ke luar negeri dan empat mahasiswa ke dalam negeri.
Elvis berharap para mahasiswa tersebut dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik dan kelak kembali memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Puncak dan Provinsi Papua Tengah.
(Lisa – Redaksi DA)







Apa komentar anda ?