PANIAI, nokenlive.com – Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Paniai, Papua Tengah, tidak sekadar diwarnai pertandingan dan perlombaan. Pemerintah daerah memanfaatkannya untuk mendorong pangan lokal sekaligus memberi apresiasi kepada generasi muda.
Rangkaian kegiatan berlangsung hampir dua pekan, mulai 4 hingga 17 Agustus 2026, dengan melibatkan masyarakat, pelajar, instansi pemerintah, TNI-Polri hingga pelaku usaha rumah makan.
Kegiatan diawali pertandingan futsal putra dan putri di GOR Odiyai Paniai. Sebanyak 38 tim putra dan 22 tim putri ikut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Selain futsal, panitia menggelar bulu tangkis, gerak jalan, lomba masakan khas Paniai serta cerdas cermat tingkat SD, SMP, SMA dan SMK sederajat.

Bupati Paniai Yampit Nawipa menekankan pentingnya sportivitas selama pertandingan. Ia meminta wasit dan perangkat pertandingan bekerja secara netral agar seluruh peserta dapat bertanding secara sehat.
Namun, perhatian khusus diberikan pada lomba masakan khas Paniai. Pemerintah daerah mendorong rumah makan dan warung untuk menyediakan pangan lokal setiap Kamis sebagai bagian dari upaya menggerakkan ekonomi masyarakat.
Yampit mengatakan kebijakan tersebut diarahkan agar hasil kebun dan dagangan mama-mama di pasar tidak kembali dibawa pulang karena tidak laku.
“Bagaimana supaya jualan mama-mama di pasar itu tidak ada yang bawa pulang. Kita ambil kebijakan ini supaya jualan mama-mama bisa laku,” ujar Yampit.
Ia menegaskan, pangan lokal seperti nota atau petatas, keladi, pisang, labu dan daun ubi merupakan bagian dari potensi pangan masyarakat Paniai yang perlu terus dikembangkan.
Semarak kemerdekaan kemudian berlanjut melalui lomba cerdas cermat yang mempertemukan para pelajar di Aula Dinas Pendidikan Paniai. Kegiatan ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan akademik.
Puncak peringatan berlangsung 17 Agustus 2026 melalui upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di halaman Kantor Bupati Paniai. Sebelumnya, para anggota Paskibra dikukuhkan dan dipersiapkan menjalankan tugas pengibaran serta penurunan Sang Merah Putih.

Usai seluruh rangkaian kegiatan, pemerintah daerah memberikan apresiasi kepada para pemenang berbagai perlombaan. Panitia juga menyiapkan lebih dari 200 doorprize untuk masyarakat, termasuk 12 sepeda serta hadiah uang tunai dengan total Rp30 juta.
Apresiasi terbesar diberikan kepada anggota Paskibra. Pemerintah Kabupaten Paniai memberikan satu unit laptop kepada setiap anggota Paskibra sebagai penghargaan atas kedisiplinan dan tanggung jawab mereka menjalankan tugas negara.
Ketua Panitia HUT RI ke-81 Kabupaten Paniai, Soleman Boma, berharap para pelajar tersebut terus berkembang menjadi generasi berkarakter yang mampu membawa perubahan bagi Kabupaten Paniai dan Papua Tengah.

Dari lapangan olahraga, jalan raya, dapur rumah makan hingga ruang pendidikan, perayaan HUT RI ke-81 di Paniai akhirnya menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, menggerakkan ekonomi berbasis pangan lokal dan memberi ruang bagi generasi muda untuk berkembang.
“Awetako Enaa Agapida,” tutupnya.
(Vanny Janggo – Redaksi DA)







Apa komentar anda ?