JAYAPURA, nokenlive.com – Pemerintah Kota Jayapura menggelar kegiatan Coffee Morning dalam rangka rapat koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama paguyuban se-Kota Jayapura.
Rapat koordinasi tersebut dipimpin oleh Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, didampingi Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, serta Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Muchlis Karim.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Sian Soor, Kantor Wali Kota Jayapura, Rabu (22/7), berjalan dengan penuh khidmat dalam suasana kebersamaan.
Saat ditemui awak media, Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, mengatakan bahwa Pemerintah Kota Jayapura bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar rapat koordinasi dengan seluruh paguyuban yang ada di wilayah Kota Jayapura.
Abisai Rollo, yang akrab disapa ABR, menjelaskan bahwa pembahasan pertama dalam rapat tersebut berkaitan dengan keamanan, ketertiban, dan kebersihan di Kota Jayapura.
Menurutnya, situasi yang aman dan kondusif akan mendukung seluruh aktivitas masyarakat agar dapat berjalan dengan baik.
“Kalau kota aman, akan berdampak pada meningkatnya kegiatan pendidikan, perdagangan, dan perekonomian. Selain itu, penyelenggaraan pemerintahan juga akan berjalan dengan lancar dan tertib,” ujar Wali Kota Jayapura.
Selain itu, masalah kebersihan juga menjadi perhatian bersama, termasuk peran aktif seluruh paguyuban yang ada di Kota Jayapura.
Rapat tersebut juga membahas antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Jayapura. Menurut Wali Kota, persoalan tersebut menjadi perhatian serius karena berpotensi menimbulkan kemacetan lalu lintas yang dapat mengganggu pengguna jalan lainnya.
Wali Kota Jayapura juga menambahkan bahwa persiapan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada tahun 2026 membutuhkan partisipasi serta dukungan seluruh masyarakat Kota Jayapura, termasuk para paguyuban.
Selain itu, rapat juga membahas tingginya angka kejahatan yang masih sering terjadi, seperti praktik judi online, peredaran narkotika, minuman keras ilegal, serta berbagai bentuk pelanggaran hukum lainnya.
Di tempat yang sama, perwakilan paguyuban lokal dari Ikatan Keluarga Papuma di Jayapura, Markus Kayoi, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia mengatakan bahwa untuk pertama kalinya paguyuban mereka diundang secara resmi oleh Pemerintah Kota Jayapura dalam forum koordinasi seperti ini.
Ia berharap ke depan pemerintah daerah bersama aparat keamanan terus memberikan perhatian terhadap upaya menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat di Kota Jayapura dan sekitarnya.
(Melviandres P. – Redaksi DA)





Apa komentar anda ?