SENTANI,NOKENLIVE.COM — Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, ST., M.Sos, menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Festival Media Papua 2026 yang digelar oleh Asosiasi Wartawan Papua (AWP) pada 13–15 Januari 2026 di Kota Nabire, Provinsi Papua Tengah.
Menurut Gustaf, yang juga merupakan mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jayapura, festival tersebut menjadi wadah strategis dalam memperkuat peran pers sebagai pilar demokrasi, sekaligus mendorong tumbuhnya literasi media yang sehat, kritis, dan konstruktif di Tanah Papua.
“Festival ini adalah momentum yang sangat positif. Media sebagai pilar demokrasi perlu diberi ruang untuk terus tumbuh dan berkembang, namun tetap menjaga etika, kebenaran informasi, dan semangat membangun,” ujar Gustaf Griapon dalam keterangannya, Rabu (15/1/2026).
Ia menilai, kehadiran Festival Media Papua 2026 tidak hanya menjadi ajang konsolidasi insan pers, tetapi juga sarana memperkuat komitmen bersama dalam menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif bagi masyarakat Papua.
Sebagai mantan Kadis Kominfo, Gustaf menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers dalam mendukung berbagai program pembangunan melalui penyebaran informasi publik yang bertanggung jawab.
“Sinergi pemerintah daerah dan media sangat penting agar program pembangunan dapat dipahami masyarakat secara utuh dan benar. Media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang mencerahkan dan membangun,” katanya.
Lebih lanjut, Gustaf menyampaikan harapannya agar Asosiasi Wartawan Papua (AWP) terus berperan sebagai mitra kritis sekaligus strategis bagi pemerintah daerah di seluruh wilayah Tanah Papua. Ia juga mendorong agar Festival Media Papua dapat dijadikan agenda rutin yang bergilir di setiap provinsi di Papua.
“Harapan saya ke depan, AWP dapat terus menjadi mitra kritis sekaligus strategis bagi pemerintah daerah. Festival ini harus menjadi agenda rutin yang berjalan di provinsi-provinsi yang ada di Tanah Papua, serta mampu merangkul semua elemen media di Papua,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gustaf juga membuka ruang kolaborasi antara DPM-PTSP Kabupaten Jayapura dengan insan media, khususnya dalam mendukung penyebarluasan informasi terkait peluang investasi dan pelayanan publik berbasis digital di Kabupaten Jayapura.
Ia berharap, kerja sama tersebut dapat meningkatkan transparansi, memperluas jangkauan informasi, serta mendorong partisipasi masyarakat dan investor dalam pembangunan daerah.
Festival Media Papua 2026 sendiri dinilai sebagai langkah konkret dalam memperkuat ekosistem media yang profesional, beretika, dan berorientasi pada kemajuan Papua di tengah tantangan era digital yang terus berkembang.
(Redaksi DA)







Apa komentar anda ?