ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Rabu, Agustus 5, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Ini Penjelasan BBKSDA Papua Soal Pemusnahan Mahkota Cenderawasih

Ini Penjelasan BBKSDA Papua Soal Pemusnahan Mahkota Cenderawasih

Johny Santoso: Kami Memohon Maaf yang Tulus

Oleh : Nokenlive
22 Oktober 2025
Di Provinsi Papua
0
Ini Penjelasan BBKSDA Papua Soal Pemusnahan Mahkota Cenderawasih

BBKSDA Papua bersama perwakilan masyarakat adat memberikan keterangan pers resmi, terkait pemusnahan mahkota Cenderawasih. Jumpa pers ini berlangsung di Kantor BBKSDA Papua, Rabu (22/10/2025). Foto: Hubertus Gobai

‎JAYAPURA, NOKENLIVE.com– Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua memberikan klarifikasi terkait video pemusnahan mahkota burung cenderawasih yang viral di media sosial dan menimbulkan kemarahan masyarakat Papua.
‎
‎Kepala BBKSDA Papua, Johny Santoso Silaban, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Papua atas tindakan pemusnahan Cenderawasih opset dan mahkota burung Cenderawasih yang dilakukan pada 20 Oktober 2029.
‎
‎“Kami menyadari bahwa tindakan tersebut menimbulkan luka dan kekecewaan di hati masyarakat Papua. Dengan penuh rasa hormat dan kerendahan hati, kami menyampaikan permohonan maaf yang tulus,” ujar Johny Silaban dalam keterangan resmi di Jayapura, Rabu (22/10/2025).
‎
‎Ia menegaskan, langkah pemusnahan dilakukan semata-mata untuk menegakkan hukum dan memutus rantai perdagangan ilegal satwa liar dilindungi  bukan untuk melecehkan nilai budaya dan jati diri masyarakat Papua.
‎
‎“Tindakan ini tidak dimaksudkan untuk mendiskreditkan budaya masyarakat Papua. Justru kami ingin menjaga kelestarian serta kesakralan burung cenderawasih sebagai simbol identitas masyarakat Papua,” ujar Johny.
‎
‎Johny menjelaskan, kegiatan pemusnahan tersebut merupakan bagian dari Patroli dan Pengawasan Terpadu terhadap peredaran tumbuhan dan satwa liar (TSL) ilegal serta tindak pidana kehutanan (Tipihut) di Provinsi Papua.
‎
‎Operasi ini dilaksanakan selama tiga hari, 15–17 Oktober 2025, di wilayah Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, dan Kabupaten Keerom, melibatkan 74 personel lintas instansi, antara lain kepolisian, TNI, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Papua, Balai Karantina, serta otoritas pelabuhan dan bandara.
‎
‎Dalam operasi tersebut, tim berhasil mengamankan 58 ekor satwa liar dilindungi dalam keadaan hidup, serta 54 opset satwa atau bagian tubuhnya dalam keadaan mati yang dijual di toko-toko.
‎Barang bukti itu meliputi:

  • 3 opset burung Cenderawasih kecil (Paradisaea minor),
  • 8 mahkota burung Cenderawasih kecil, dan
  • 9 aksesori berbahan bulu cenderawasih, seperti sisir dan tusuk konde.

Menurut Johny, pemusnahan dilakukan sesuai Permen LHK Nomor P.26/MENLHK/SETJEN/KUM.1/2017 tentang Penanganan Barang Bukti Tindak Pidana Lingkungan Hidup dan Kehutanan, yang mengatur bahwa barang bukti tertentu harus dimusnahkan.
‎
‎Adapun keputusan tersebut diambil berdasarkan beberapa pertimbangan, antara lain:

  1. Hasil kesepakatan bersama tim patroli terpadu,
  2. Permintaan kelompok masyarakat pemilik benda, agar tidak disalahgunakan, dan
  3. Upaya nyata memutus rantai perdagangan ilegal satwa dilindungi, khususnya burung cenderawasih.

“Upaya ini justru untuk menjaga kelestarian dan kesakralan burung cenderawasih di habitat aslinya. Dengan melindungi cenderawasih, kita juga menghormati warisan budaya dan kekayaan hayati bangsa Indonesia,” tegasnya.
‎
‎Menutup pernyataannya, BBKSDA Papua mengajak seluruh tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta pemerintah daerah  untuk bersama-sama menjaga kelestarian burung cenderawasih sebagai simbol kebanggaan masyarakat Papua.
‎
‎ “Kami mengajak seluruh tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta pemerintah daerah untuk bersama-sama menjaga kelestarian burung cenderawasih sebagai simbol kebanggaan masyarakat Papua,” pungkasnya.‎ (Hubertus Gobai/Redaksi NL)

Tags: BBKSDA PapuaJayapuramahkota CenderawasihPapua
Bagikan6Tweet4KirimBagikan
Berita Sebelumnya

Program Jaksa Masuk Sekolah, Ajak Generasi Muda Kenali Hukum dan Jauhi Hukuman Sejak Dini

Berita Selanjutnya

Aktivis Lingkungan Gamel Kritisi Pembakaran Mahkota Burung Cenderawasih: Perlu Regulasi Khusus untuk Benda Adat Sakral

Berita Terkait

Komisi IV DPR Papua Apresiasi Kinerja Dinas Kominfo, Serapan Anggaran 2026 Capai 43,43 Persen
Provinsi Papua

Komisi IV DPR Papua Apresiasi Kinerja Dinas Kominfo, Serapan Anggaran 2026 Capai 43,43 Persen

DPR Papua: Stok Aman, Pertamina Sebut Antrean Dipicu Lonjakan Permintaan BBM Subsidi
Provinsi Papua

DPR Papua: Stok Aman, Pertamina Sebut Antrean Dipicu Lonjakan Permintaan BBM Subsidi

DPR Papua Minta Pemerintah Prioritaskan Layanan Air Bersih di Kabupaten/Kota
Politik dan Pemerintahan

DPR Papua Minta Pemerintah Prioritaskan Layanan Air Bersih di Kabupaten/Kota

Raker Komisi IV DPRP Bersama Dishub Provinsi Papua, Bahas Realisasi Progres Pekerjaan 2026
Provinsi Papua

Raker Komisi IV DPRP Bersama Dishub Provinsi Papua, Bahas Realisasi Progres Pekerjaan 2026

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua