JAYAPURA, NOKENLIVE.com- Kepala Perwakilan Hak Asasi Manusia Papua, Frits Ramandey memberi apresiasi yang tinggi terkait rencana kunjungan Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Gibran Rakabuming ke Papua yang pertama kalinya di Jayapura, pada 17-18 September 2025.
Menurut Frits, kedatangan orang nomor dua di Indonesia ini merupakan sebuah kehormatan bagi orang Papua dalam berbagai agenda yang telah dijadwalkan, tapi juga harus dapat memberi waktu duduk bersama dengan para tokoh kunci yang ada di Papua.
“Dalam kunjungan Gibran Rakabuming Raka Wakil Presiden Republik Indonesia perlu sekali di sela-sela agendanya harus melibatkan daripada para Tokoh yang ada dalam rangka membahas masalah di Papua, “ ujarnya kepada wartawan, Selasa (16/9/2025).
Kata Frits, tidak hanya berbicara soal kegiatan seremonial yang ada di jadwal kunjungan Wapres, tetapi ada hal yang cukup substansial yang perlu didengar lalu duduk bersama para Tokoh untuk menyelesaikan masalah di Papua.
“Bagi kami ini momentum yang sangat baik sekali, dengan kunjungan Wapres ke Papua dan jika Wapres bisa menyiapkan waktu sejam atau setengah jam untuk duduk bersama para tokoh di Papua, akan jauh lebih baik dan jauh lebih indah,” ujarnya.
Para tokoh yang dimaksud adalah tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah daerah dan aparat TNI dan Polri, guna membahas tentang penanganan masalah konflik yang ada dan sedang terjadi di Papua.
“Wapres harus duduk bersama supaya mendengar isi hati dan suara-suara para tokoh di Papua, “ katanya.
Adapun konflik yang dimaksud menurut Frits seperti, konflik pertanahan, konflik PSN, konflik dibidang pertambangan, konflik kekerasan di Papua dan sebagainya.
“Berharap dari kunjungan Wapres ke Papua akan membawa dampak terhadap penanganan tapi juga penyelesaian masalah di Tanah Papua nantinya, “ ucapnya. (Melviandres Pamanggori/Fredik)





Apa komentar anda ?