JAYAPURA, NOKENLIVE.com- Kepolisian Daerah (Polda) Papua bersama Polresta Jayapura Kota melaksanakan pengamanan aksi demonstrasi yang berlangsung di kawasan Lingkaran Abepura, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua, Selasa (2/9/2025).
Demonstrasi yang dilaksanakan oleh Solidaritas Mahasiswa Papua ini dikawal ketat oleh aparat kepolisian dari pagi hingga siang berlangsung aman, tertib dan penuh tanggung jawab.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Papua, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol), Cahyo Sukarnito menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh elemen mahasiswa dan masyarakat yang telah menyampaikan aspirasi dengan cara yang damai.
Baca juga: Inilah Tuntutan Aliansi Cipayung ke DPRP dan Polda Papua, Wakapolda Papua: Kami Turut Berduka Cita
“Puji Tuhan, alhamdulillah, kegiatan penyampaian pendapat (demonstrasi) hari ini dapat berjalan dengan aman, tertib, dan bertanggung jawab,” ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima Nokenlive.com, Rabu (3/9/2025).
“Kami atas nama pimpinan Polda Papua menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen mahasiswa dan masyarakat yang turut menjaga kondusivitas,” sambung dia menambahkan.
Dalam pengamanan aksi tersebut, massa yang turun diperkirakan berjumlah sekitar 300 orang, sementara Polda Papua menurunkan sekitar 550 personel gabungan. Sebagai langkah antisipasi, dilaksanakan patroli skala besar gabungan antara TNI, Polri, dan Satpol PP untuk memastikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya di wilayah Kota Jayapura.
Baca juga: Ini 11 Tuntutan Aliansi Cipayung Plus Kota Jayapura dan Provinsi Papua ke DPRP dan Polda Papua
Cahyo mengatakan, situasi kondusif juga terjaga di wilayah lain, termasuk di Provinsi Papua Pegunungan, Kabupaten Jayawijaya, yang menjadi lokasi penyampaian aspirasi masyarakat kepada DPRK Jayawijaya.
“Upaya ini merupakan hasil kerja bersama, mulai dari Polda Papua, aparat keamanan, pemerintah daerah, hingga dukungan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Mantan Kapolres Pegunungan Bintang ini mengimbau masyarakat, agar tetap bijak dalam menggunakan media sosial, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak benar.
“Masyarakat kita sudah cerdas dalam membedakan mana yang bersifat provokasi. Kami mengajak agar seluruh elemen masyarakat selalu melakukan saring sebelum sharing, tidak mudah terpengaruh oleh ujaran kebencian maupun berita hoaks yang biasanya disebarkan melalui akun-akun palsu,” jelasnya.
Baca juga: Polda Papua: Polri Dukung Program MBG di Papua
“Mari bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan. Karena itu adalah tanggung jawab kita bersama,” tutupnya.
Sementara itu, demonstrasi yang dilakukan oleh Solidaritas Mahasiswa Papua ini menuntut sejumlah hal, terkait kekerasan yang selama ini dilakukan oleh aparat keamanan, baik TNI-Polri kepada warga sipil di Papua.
Tak hanya itu, massa aksi juga meminta Kejaksaan Agung untuk membebaskan 4 tahanan politik (tapol) NRFPB di Sorong yang kini dikirimkan untuk disidangkan di Makassar. (Melviandres Pamanggori/Fredik)





Apa komentar anda ?