JAYAPURA, NOKENLIVE.com- Solidaritas Mahasiswa Papua di Jayapura menggelar aksi demostrasi yang berlangsung di Lingkaran Abepura, Kota Jayapura, Papua, Selasa (2/9/2025).
Sebelumnya telah terjadi demonstrasi yang dilakukan oleh Aliansi Cipayung Plus yang berpusat di Gedung DPRP Papua dan Polda Papua.
Ketua Perwakilan Komnas HAM Papua, Frits Ramandey, menilai aksi damai tersebut sebagai bentuk demonstrasi yang bermartabat.
“Saya sangat Apresiasi kepada semua aktivis dan kawan kawan mahasiswa, karena kehormatan mahasiswa itu satu sehingga sudah menyampaikan aspirasi,” ungkapnya.
Lebih jelasnya, Frits mengatakan, sebelum pemindahan 4 tahanan politik (tapol) pihaknya telah bertemu mereka berempat.
Mengenai kasus itu, Komnas HAM telah mendapat mandat dari Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal, Polisi Listyo Sigit untuk meminta keterangan semua pihak termasuk Kapolda Papua Barat Daya, Kapolresta Sorong, termasuk melihat korban yang ada di Manokwari.
“Tim Saya masih bekerja di Manokwari, besok saya akan ke Sorong untuk melanjutkan penyelidikan pemantauan terhadap kasus yang terjadi di sana,” katanya.
Di bawah kepemimpinan Frits, Komnas HAM akan menyelidiki penyebab pemindahan 4 tahanan politik (tapol) yang dipindahkan dari Sorong ke Makassar.
“Jadi proses di polisi sudah selesai P21, pelimpahan proses sidang ada di kejaksaan. Pemindahan tahanan ini tentu persetujuan Mahkamah Agung. Kami konsen untuk memeriksa,” ujarnya. (Hubertus Gobai/Fredik)





Apa komentar anda ?