Jakarta – Nokenlive.com
Kabupaten Biak Numfor didukung letak gegorafis yang merupakan salah satu pintu masuk kawasan Indonesia timur dimana berhadapan langsung samudera Pasific tentunya sangat mendukung para investor untuk menanamkan modalnya untuk berinvestasi di kota karang julukan kota Biak Numfor itu.

Selain itu, Baik memiliki destinasi wisata yang cantik baik di darat maupun di laut, serta memiliki kekayaan laut yang melimpah seperti ikan tuna sirip kuning (Yellowfin tuna).
Selain kekayaan alamnya yang melimpah, kabupaten Biak Numfor salah satu daerah teraman di Indonesia dimana Biak Numfor satu satunya status kabupaten dijaga tujuh jenderal TNI dari tiga matra, TNI AU, TNI AL dan TNI AD .
“Kabupaten Biak Numfor saat ini ada 7 jenderal yang bertugas dan bekerja disana,” ujar Bupati Biak Numfor Numfor Herry Aryo Naap saat pembukaan forum promosi kelautan dan perikanan, Sail Teluk Cendrawasih di gedung Sarinah Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis, (2/02/2023).
Dengan dijaga 7 jenderal, Bupati Herry Aryo Naap mengatakan agar para investor untuk keamanan berinvestasi di kabupaten Biak Numfor tidak usah kuatir.
“Masalah keamanan, investor tak pelu kuatir. Kami jamin keamananya,” tegas Herry Aryo Naap.
Biak Numfor didukung pelabuhan laut serta bandara undara bertaraf Internasional
Sementara itu untuk akses laut, Herry Aryo Naap mengatakan kabupaten Biak Numfor memiliki pelabuhan laut yang dikelola oleh Pelindo.
Pelabuhan laut di Biak disinggahi kapal-kapal milik PT Pelayaran Nasional Indonesia atau (PELNI) maupun kapal-kapal cargo lainnya.
“Biak juga didukung bandara udara yang cukup panjang. Walaupun tidak seperti dulu yang merupakan bandara internasional, namun bandara Frans Kaisiepo cukup luas dan panjangnya mencapai 3,6 kilo meter (km),” jelas Herry.
Lewat kesempatan ini untuk mendukung pengembangan potensi perikanan di Biak, Herry Aryo Naap mengharapkan bandara udara Frans Kaisiepo Biak untuk rute penerbangan keluar negeri dapat dibuka kembali.(LISA R.)





Apa komentar anda ?