Jakarta – Nokenlive.com
Biak Numfor didukung potensi laut yang melimpah, saat ini di Biak Numfor ada tiga perusahaan yang bergerak dibidang perikanan telah berinvestasi di daerah yang berhadapan samudera Pasific itu.
Adapun tiga perusahaan itu, diantaranya; PT. Indo Numfor Pasifik, PT. Famindo Bahari, dan PT. Galilea.
Kata Bupati Herry Aryo Naap untuk diketahui bersama bahwa di kabupaten Biak Numfor saat ini ada beberapa investor yang masuk, yaitu PT. Indo Numfor Pasifik, PT. Famindo Bahari, dan PT. Galilea.
“Ini bisa lihat sebagai contoh. Jadi untuk para investor tidak perlu kuatir,” jelas Bupati Biak Numfor Numfor Herry Aryo Naap saat pembukaan forum promosi kelautan dan perikanan, Sail Teluk Cendrawasih di gedung Sarinah Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis, (2/02/2023).
Ia menjelaskan untuk ketiga investor saat ini yang ada di Biak sudah melakukan ekspor tuna dari Biak ke Jepang, Makasar, Surabaya hingga ke muara Angke.
Pemda berikan investor “Insentif”
Bagi investor yang ingin menanamkan modalnya berinvestasi di Biak Numfor, pemerintah Biak Numfor siap berikan “insentif”.
Insentif dalam arti kemudahan seperti proses pembangunan seluruh fasilitas. Selain itu saat produksi tahun pertama dari pelabuhan pendaratan ikan (PPI) sampe di colsturegesnya gratis.
Salah satu contoh perusahaan yang terlah diberikan kemudahan oleh pemerintah kabupaten Biak Numfor yaitu PT. Indo Numfor Pasifik.
“Tahun pertama PT. Indo Numfor Pasifik kami diberikan gratis baik itu dari pelabuhan pendaratan ikan (PPI) sampe di colsturegesnya gratis,” jelas Bupati Herry Aryo Naap.
Sementara tahun kedua, lanjut Bupati Herry Aryo Naap perusahaan hanya dibayarkan 50%, tahun ketiga dibayar 35%. “Nanti tahun keempat, baru kita akan melihat dari pada pendapatan perusahaan itu sendiri,” jelasnya.
“Jadi kami Pemda Biak tidak hanya menjamin keamanan dan tanah saja, tetapi kami Pemda Biak Numfor memberikan kemudahan bagi para investor seperti proses pembangunan dan fasilitas, serta perijinan termasuk pajak yang ada,” ungkapnya.
Kata Bupati Herry dengan diberikannya beberapa kemudahan tersebut, diharapkan para investor dapat berinvestasi di kabupaten Biak Numfor sehingga dapat tercipta lapangan pekerjaan baru di kabupaten Biak Numfor.
Herry Aryo Naap lebih lanjut menjelaskan, khusus untuk pelabuhan pengelolaan hasil perikanan, kabupaten Biak Numfor telah memiliki pelabuhan pendaratan ikan (PPI).
Kata dia, sesuai perintah dari kementerian KKP, kabupaten Biak Numfor telah menyiapkan lahan untuk pembangunan pelabuhan samudera perikanan dengan luas kurang lebih 150-200 hektar.
“Bahkan lahan tersebut Pemda sudah melakukan pembayaran 2 tahap,” tutupnya.(LISA R.)





Apa komentar anda ?