ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Rabu, Mei 6, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Jemaat Gereja GKI Klasis Yalimo Elelim Peringati Yubelium 50 Tahun Emas Injil Masuk Dilembah Werenggikma

Jemaat Gereja GKI Klasis Yalimo Elelim Peringati Yubelium 50 Tahun Emas Injil Masuk Dilembah Werenggikma

Oleh : NOKENLIVE
14 November 2022
Di Budaya dan Pariwisata, Kabar Daerah, Serba Serbi Papua
0
Jemaat Gereja GKI Klasis Yalimo Elelim Peringati Yubelium 50 Tahun Emas Injil Masuk Dilembah Werenggikma

Pengurus BPS GKI Wilayah X, Pdt. Yudas Meage, S. Th, Ketua Klasis Yalimo Elelim Pdt. Yahya Waliangg, S.Th dan penginjil pertama Wilayah Werenggikma Matius Kepno saat berdoa memperingati Yubelium 50 Tahun Emas Injil Masuk serta peresmian Tugu Salib.(FOTO ARNI HISAGE)

Pihak Gereja bersama Pemerintah bersama-sama melakukan pengguntingan pita Tugu Salib di Kampung Halialo Rayon Werenggikma. (FOTO ARNI HISAGE)

𝐘𝐚𝐥𝐢𝐦𝐨, 𝐍𝐨𝐤𝐞𝐧𝐥𝐢𝐯𝐞.c𝐨𝐦

Jemaat GKI Klasis Yalimo Elelim, kabupaten Yalimo peringati Jubelium 50 tahun emas Injil masuk dilembah Werenggikma itu, Jumat, (11/11/2022).

Selain marayakan 50 tahun emas Injil masuk di daerah itu, gereja GKI kampung Halialo Rayon Werenggikma Klasis GKI Yalimo Elelim, sekaligus meresmikan tugu Salib sebagai symbol pertamakali Injil masuk di daerah itu pada 11 November 1972 silam.

Acara turut dihadiri Badan Pengurus Sinode (BPS) GKI Wilayah X, Pdt. Yudas Meage, S. Th, Ketua Klasis Yalimo Elelim, Pdt. Yahya Walianggen, S. Th, penginjil pertama Matius Kepno, anak-anak penginjil pertama, 3 Anggota DPRD Yalimo, Korwil Koboy Yalimo dan Yahukimo, Alfred Ilintamon, SH, seluruh penginjil, dan jemaat dari 9 gereja serta salah satu filial di Rayon Werenggikma.

Acara memperingati 50 Tahun Emas sekaligus peresmian Tugu Salib ini diawali dengan ibadah singkat dipimpin Badan Pengurus Sinode (BPS) GKI Wilayah X, Pdt. Yudas Meage, S. Th. Sementara  pembacaan kitab Injil diambil dari Perjanjian Lama Yosua 24 : 27 dan Perjanjian Baru, 1 Petrus Pasal 2 : 9-10.

Dalam khotbahnya, Pdt. Yudas Meage mengatakan, berdasarkan Firman Tuhan mengajak kepada seluruh jemaat Werenggikma bahwa Injil diberitakan didaerah ini setelah sampai tahun 50 tahun dari 11 November 1972 – 11 November 2022.

“Ini satu tanda meletakkan Tugu Salib untuk memperingati 50 Tahun dan juga untuk mengingatkan generasi masa depan bahwa daerah ini perna diperjuangkan oleh orang-orang tua kita yang telah mendahului kita semua,” jelas Pdt. Yudas Meage.

Kata Pdt, Yudas Meage, pembangunan Tugu Salib itu merupakan suatu gerakan dan semangat masyarakat untuk bagimana buah Injil itu, karena diri mereka adalah buah Injil.

Usai melaksanakan ibadah singkat memperingati 50 tahun emas di lembah Werenggikma dilanjutkan dengan menyalahkan api obor oleh penginjil pertama Matius Kepno, dilanjutkan secara bersamaan bersama gereja dan pemerintah melakukan pengguntingan pita Tugu Salib disaksikan seluruh anggota jemaat dan para tamu undangan lainnya.

“Setelah saya terpilih menjadi anggota BPAM wilayah X ini telah melakukan beberapa kegiatan wilayah ini dengan hal yang sama. Oleh sebab itu, diri mereka adalah buah Injil yang benar-benar memiliki Yesus sebagai juru selamat,” katanya.

Menyalahkan api obor secara bersama sama Badan Pengurus Sinode (BPS) GKI Wilayah X, Pdt. Yudas Meage, S. Th, Ketua Klasis Yalimo Elelim, Pdt. Yahya Walianggen, S. Th, penginjil pertama Matius Kepno dan pemerintah Yalimo.(FOTO ARNY HISAGE)

Ditempat sama, ketua Klasis Yalimo Elelim Pdt. Yahya Waliangg, S. Th menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BPS GKI Wilayah X menghadiri kegiatan ini dan juga seluruh panitia serta anggota Jemaat Rayon Werenggikma yang telah menyelesaikan pembangunan Tugu Salib sehingga moment Yubelium 50 Tahun Emas ini bisa diresmikan dengan baik.

“Umat ini kita siapkan supaya mereka betul-betul siapkan diri untuk umat Tuhan yang terbaik dimata Tuhan, supaya mereka juga sama seperti orang-orang Kristen yang lainnya,” ujarnya.

Pdt. Yahya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah Yalimo maupun Yahukimo yang terus mendukung menopang dalam kegiatan seperti ini.

Ia berpesan kedepan umat Tuhan disini lebih meningkatkan kehidupan Rohani, hidup dalam kedamaian persekutuan dan rajin beribadah, hidup takut akan Tuhan dan rajin melaksanakan kewajiban-kewajiban ibadah sebagai orang Kristen.

“Supaya umat milik Tuhan, dalam khotbah tadi disampaikan itu. Dulu itu Tuhan tidak mengasihi kita tetapi sekarang Tuhan pilih kita dan dikasih oleh Tuhan”. Pesannya.

Ditempat sama panitia pembangunan Yoel Aliknoe, ST. M. Si dalam laporan menyampaikan bahwa selaku panitia pembangunan 50 Tahun Emas di kampung Halialo Rayon Werenggikma Klasis GKI Yalimo Elelim.

“Kami dilantik dari sejak tanggal 25 Mei 2022, setelah itu dalam 3 bulan kami tidak lakukan kegiatan karena kekurangan biaya lalu kami memulai pekerjaan dari bulan September,” jelas Yoel.

Terhitung dari bulan September, kata Yoel Aliknoe pekerjaan ini selesai dalam waktu 35 hari meskipun pekerjaan ini begitu susah karenaa di kampung semua material datangkan dari Jayapura dan Wamena melalui pesawat dan material lokal batu dan pasir ini masyarakat angkat di kali.

Yoel Aliknoe lebih jauh menjelaskan, jumlah biaya pengeluaran pembangunan Tugu Salib ini, bantuan dari pemerintah kabupaten Yalimo sebesar Rp700 juta, sumbangan dari Rayon Werenggikma Rp927.882 kemudian total keseluruhannya Rp1.6 milar lebih dengan sumbangan ternak babi sebanyak 75 Ekor dan ayam 45 ekor.(ARNY HISAGE)

Tags: 50 Tahun EmasElelimGKI kampung Halialo Rayon WerenggikmaPdt. Yudas Meage S.ThYalimo
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Kondisi Ratusan Masyarakat Kampung Iratoi Korban Banjir Sangat Memprihatikan

Berita Selanjutnya

Tekait Rencana Aksi Keramaian FRP dan BEM Mahasiswa, Kapolresta : Tidak Ada Long March

Berita Terkait

Lulus 100 Persen, 6 Siswa SNK Pariwisata Papua Langsung Tembus Dunia Kerja
Budaya dan Pariwisata

Lulus 100 Persen, 6 Siswa SNK Pariwisata Papua Langsung Tembus Dunia Kerja

Polisi Selidiki Mobil Avanza yang Terbakar di Depan Polda Papua, Diduga Muat BBM
Hukum dan Kriminal

Polisi Selidiki Mobil Avanza yang Terbakar di Depan Polda Papua, Diduga Muat BBM

Kolaborasi Jadi Kunci, Papua Genjot Pendidikan Bermutu di Hardiknas 2026
Kabar Daerah

Kolaborasi Jadi Kunci, Papua Genjot Pendidikan Bermutu di Hardiknas 2026

BTM Yakin Persipura Tembus Liga 1 Tanpa Playoff, Syaratnya Wajib Menang di Laga Pamungkas
Kabar Daerah

BTM Yakin Persipura Tembus Liga 1 Tanpa Playoff, Syaratnya Wajib Menang di Laga Pamungkas

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

error: Nokenlive!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua