ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Jumat, Agustus 7, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Bupati Jayapura Desak Dapur SPPG Dibuka, Pemerintah Ingin Pastikan Kebersihan dan Keamanan MBG

Bupati Jayapura Desak Dapur SPPG Dibuka, Pemerintah Ingin Pastikan Kebersihan dan Keamanan MBG

Oleh : Noken Live
5 Agustus 2026
Di Kabar Daerah, Nasional
0
Bupati Jayapura Desak Dapur SPPG Dibuka, Pemerintah Ingin Pastikan Kebersihan dan Keamanan MBG

Keterangan foto: Pasien keracunan MBG dari Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua yang dirawat di Tenda Darurat depan IGD RSUD Yowari, pada Rabu 5 Agustus 2026.

SENTANI, nokenlive.com – Bupati Jayapura, Yunus Wonda meminta seluruh pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) penyelenggara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Jayapura membuka akses bagi pemerintah untuk melakukan pengawasan terhadap dapur dan proses pengolahan makanan.

Permintaan itu disampaikan menyusul peristiwa keracunan massal yang menimpa pelajar dan masyarakat di Distrik Depapre.

Menurut Yunus, pengawasan pemerintah diperlukan untuk memastikan setiap tahapan penyediaan makanan memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan.

“Kepada semua pengelola MBG saya minta buka diri. Berikan ruang kepada pemerintah untuk masuk melihat dapur, melihat bagaimana makanan itu diolah, dan memastikan semuanya benar-benar bersih,” kata Yunus Wonda saat memberikan keterangan pers kepada awak media di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Yowari, Rabu 5 Agustus 2026 sore.

Menurutnya, selama ini pemerintah kesulitan melakukan pengawasan karena pengelolaan dapur dinilai terlalu tertutup. Padahal, keterbukaan sangat penting agar pemerintah dapat melakukan pembinaan sekaligus mencegah terulangnya kejadian serupa.

“Kalau semuanya tertutup, bagaimana pemerintah bisa memastikan dapurnya bersih, bahan bakunya baik, dan proses memasaknya sesuai standar. Ketika terjadi persoalan seperti sekarang, pemerintah juga yang harus turun menangani,” ujarnya.

Yunus menegaskan hingga kini pemerintah belum dapat memastikan penyebab pasti dugaan keracunan tersebut. Apakah berasal dari salah satu menu makanan atau faktor lain, seluruhnya masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak yang berwenang.

Dia menjelaskan peristiwa ini harus menjadi momentum memperkuat sistem pengawasan terhadap seluruh penyelenggara MBG di Kabupaten Jayapura.

Pemerintah, kata dia, tidak bermaksud menyalahkan pihak tertentu, tetapi ingin memastikan setiap anak menerima makanan yang aman dan bergizi.

“Kami tidak ingin mencari siapa yang salah. Yang paling penting sekarang adalah memperbaiki sistem agar kejadian seperti ini tidak terulang dan masyarakat kembali percaya terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis,” katanya.

Yunus juga mengajak seluruh penyelenggara MBG membangun komunikasi yang lebih terbuka dengan pemerintah daerah sehingga proses pengawasan, evaluasi, dan pembinaan dapat dilakukan secara berkelanjutan demi melindungi kesehatan para pelajar.

(Agustina Estevani Janggo – Redaksi DA)

Tags: #MBGBupati Jayapura Yunus WondaDistrik Depaprekabupaten jayapuraPemerintah Kabupaten JayapuraProgram Makan Bergizi GratisRSUD YowariSatuan Pelayanan Pemenuhan GiziSentani
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Hingga Juli 2026, Realisasi PAD Kota Jayapura Capai 61,48 Persen

Berita Selanjutnya

Tingkatkan Pemahaman tentang Revitalisasi Sekolah, Direktorat SMK Gelar Sosialisasi dan Fasilitasi di Jayapura

Berita Terkait

BGN Ancam Tutup Permanen Dapur MBG Depapre di Papua
Nasional

BGN Ancam Tutup Permanen Dapur MBG Depapre di Papua

Pasca Keracunan MBG, Bupati Jayapura: Kelanjutan Program Kami Serahkan kepada Keputusan Masyarakat
Nasional

Pasca Keracunan MBG, Bupati Jayapura: Kelanjutan Program Kami Serahkan kepada Keputusan Masyarakat

Bupati Jayapura: Belum Tetapkan Status KLB Kasus Keracunan MBG, Pemerintah Fokus Selamatkan Korban
Nasional

Bupati Jayapura: Belum Tetapkan Status KLB Kasus Keracunan MBG, Pemerintah Fokus Selamatkan Korban

Bupati Jayapura: Penyebab Dugaan Keracunan MBG Belum Diketahui, Masyarakat Diminta Tidak Berspekulasi
Nasional

Bupati Jayapura: Penyebab Dugaan Keracunan MBG Belum Diketahui, Masyarakat Diminta Tidak Berspekulasi

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua