Jayapura, Nokenlive.com – Ketua DPRD Kabupaten Deiyai Petrus Badokapa, S.Th, M.Thn mengaku sangat kecewa karena banyak anak Deiyai yang tidak lulus dalam seleksi CPNS formasi 2018 yang baru diumumkan.
Dalam keterangan persnya Jumat (31/07) Petrus Badokapa mengaku sangat kecewa dan meminta Kapala BKP Kabupaten Deiyai harus bertanggung jawab akan hal ini.
Menurut Petrus Badokapa, Formasi 2018 ini menunjukan bahwa hak kesulungan milik orang Deiyai sudah dirampas oleh orang dari luar kabupaten Deiyai.
Banyak anak-anak muda Deiyai yang punya kemampuan dan potensi yang baik tidak diakomodir. Prosentasi orang asli Deiyai jauh dibawah dari harapan, ujar Petrus Badokapa.
Dikatakan Petrus Badokapa, sebagai wakil rakyat, kami lembaga DPR Kabupaten Deiyai sungguh sangat kecewa dengan hasil ini.
Dikatakan Petrus Badokapa, pihaknya telah meminta klarifikasih Bupati, namun Bupati sudah mengaku sebagai pimpinan daerah, sejak tes itu dilakukan hingga saat ini, tidak pernah ada kordinasi kepada kami, dan baru diberitahu pada tanggal 28 Juli kemarin.
Untuk itu Petrus Badokapa meminta bagi CPNS Deiyai yang tidak lulus, silahkan ajukan keberatan, terutama kepada CPNS yang nilainya pada saat tes tinggi tetapi tidak ikut lulus, bisa sampaikan kepada kami.
Kami persilahkan kumpulkan semua data pendukung, seperti; Dapat nilai tinggi pada saat tes tapi tidak lulus, dapat nilai rendah tapi lulus, prosentase anak asli Deiyai dan luar Deiyai,kata Petrus Badokapa.
(Jack)





Apa komentar anda ?