ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Senin, September 21, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Wali Wonda Apresiasi Langkah Menko AHY: Tiga Hari di Jayapura, Dengarkan Papua Secara Utuh

Wali Wonda Apresiasi Langkah Menko AHY: Tiga Hari di Jayapura, Dengarkan Papua Secara Utuh

Penulis: Wali Wonda, S.T. (Sekretaris DPD Partai Demokrat Papua Pegunungan)

Oleh : Nokenlive
21 September 2026
Di Opini /Artikel
0
Wali Wonda Apresiasi Langkah Menko AHY: Tiga Hari di Jayapura, Dengarkan Papua Secara Utuh
JAYAPURA — Selama ini, isu pembangunan Tanah Papua sering kali dirumuskan dan dibicarakan dari pusat pemerintahan di Jakarta. Namun, kehadiran Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), di Jayapura menjadi sinyal perubahan pendekatan tersebut.
Sekretaris DPD Partai Demokrat Papua Pegunungan, Wali Wonda, S.T., memberikan apresiasi tinggi atas kunjungan kerja dan Rakor Pembangunan Infrastruktur yang dipimpin langsung oleh Menko AHY. Menurutnya, momen ini menjadi pembuktian bahwa pemerintah pusat mau datang, duduk bersama, dan mendengarkan aspirasi Papua secara langsung.

Kehadiran Menko AHY yang mengumpulkan 42 kepala daerah dari 6 provinsi se-Tanah Papua menjadi simbol penting bagi konsolidasi wilayah. Pasca-pemekaran, Papua sempat dikhawatirkan terfragmentasi secara administratif dan kebijakan.

“Ini bukan lagi soal membahas Papua per provinsi hasil pemekaran, tetapi membahas Papua sebagai satu kesatuan utuh Tanah Papua,” tegas Wali Wonda.
Melalui forum bertema “Bersama Membangun Papua yang Maju, Aman, Damai, Adil, dan Sejahtera untuk Semua”, seluruh pemangku kepentingan duduk di satu meja untuk menyatukan visi pembangunan strategis.

Pembangunan Berbasis Kemanusiaan, Bukan Sekadar Aspal

Salah satu poin penting yang disoroti Wali Wonda adalah komitmen AHY terhadap pemerataan ekonomi serta pendekatan pembangunan yang berorientasi pada manusia (human-centric infrastructure).

Dalam kunjungannya, Menko AHY menegaskan komitmen pemerintah melalui pernyataan tegasnya:

“Pembangunan, terutama ekonomi, adalah milik semua. Bukan hanya milik masyarakat Jawa, ini milik masyarakat Papua.”

Pendekatan ini dibuktikan saat AHY meninjau langsung isu-isu krusial di lapangan, mulai dari pemenuhan air bersih, program Sekolah Rakyat, hingga penghormatan terhadap hak ulayat. Saat berada di Skory-Puay, AHY secara khusus menyoroti pentingnya akses air bersih sebagai sumber kehidupan dasar masyarakat.

Pembangunan tidak lagi berhenti pada proyek fisik berupa jalan atau aspal semata, melainkan mengalir dari akses jalan, ketersediaan air bersih, fasilitas pendidikan, hingga penghormatan terhadap ruang adat.

Pembuktian Lewat Data dan Aksi Nyata

Wali Wonda menilai kunjungan Menko AHY tidak sekadar diisi dengan wacana. AHY hadir membawa peta, data konkret, serta membuka ruang dialog untuk mendengar 7 isu strategis yang dipaparkan oleh Gubernur Papua, Mathius Fakhiri.

Namun demikian, Wali Wonda menyadari bahwa tantangan sesungguhnya terletak pada eksekusi di lapangan pasca-rakor.

Catatan Kunci Evaluasi Pembangunan Papua:

• Penganggaran APBN: Kepastian masuknya daftar prioritas usulan 42 kepala daerah ke dalam APBN.
• Konektivitas Trans Papua: Penyelesaian titik-titik Jalan Trans Papua yang masih terputus, khususnya di wilayah Pegunungan.
• Aksesibilitas Logistik: Penurunan biaya operasional dan tarif penerbangan perintis bagi daerah terisolir.

Keberpihakan Nyata untuk Papua

Langkah awal yang dilakukan Menko AHY di Jayapura menjadi modal sosial dan politik yang positif bagi percepatan pembangunan di Papua.

“Papua butuh keberpihakan yang nyata. Dan kali ini, keberpihakan itu ditunjukkan dengan hadir langsung di lapangan, duduk mendengar bersama, bukan sekadar diwakili,” tutup Wali Wonda.

Tags: AHYPapua PegununganSekretaris DPD DemokratWali Wonda
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Alumni STM Jayapura Gelar Turnamen Mini Soccer, Angkatan 2009 Juara

Berita Terkait

Efisiensi Anggaran dan Kematian Lembaga Pemerintah
Opini /Artikel

Efisiensi Anggaran dan Kematian Lembaga Pemerintah

Opini /Artikel

Papua Bukan Tanah Kosong: “Sebuah Peringatan yang Kini Menjadi Kenyataan”

Kereta Api Papua: Ambisi Besar di Tengah Realitas yang Belum Terjawab
Nasional

Kereta Api Papua: Ambisi Besar di Tengah Realitas yang Belum Terjawab

Dari Pelataran Obhe, Adat Bicara: Hillo Noro–Makheng Noro 2026 Merajut Persatuan Suku Sentani.
Budaya dan Pariwisata

Dari Pelataran Obhe, Adat Bicara: Hillo Noro–Makheng Noro 2026 Merajut Persatuan Suku Sentani.

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua