YALIMO, Nokenlive.com – Bupati Yalimo Nahor Nekwek menegaskan pentingnya peran gereja dalam mendukung pembangunan masyarakat dan daerah. Menurutnya, gereja tidak hanya menjadi tempat umat beribadah, tetapi juga memiliki peran penting dalam pembentukan karakter dan pembinaan generasi muda.
Hal itu disampaikan Nahor Nekwek saat menghadiri Sidang Sinode Wilayah Yamewa ke-9 sekaligus peresmian Kantor Administrasi Klasis Wandik Walela di distrik Abenaho. Selasa (16/9/2026)
Dalam sambutannya, Bupati Nahor menyampaikan selamat atas pelaksanaan sidang sinode wilayah tersebut. Ia berharap seluruh rangkaian persidangan dapat berjalan tertib dan menghasilkan keputusan yang membawa kemajuan bagi gereja dan masyarakat.
“Semoga seluruh rangkaian persidangan dapat berjalan dengan baik, tertib, penuh hikmat serta menghasilkan keputusan-keputusan yang membawa kemajuan bagi gereja dan masyarakat,” ujar Nahor.
Ia menjelaskan, pelayanan Gereja Jemaat Reformasi Papua (GJRP) mencakup sejumlah wilayah kabupaten, di antaranya Yalimo, Jayawijaya, Mamberamo Tengah, Jayapura, Yahukimo dan Pegunungan Bintang.

Nahor juga menyampaikan apresiasi atas berdirinya Kantor Administrasi Klasis di Wandik Walelae. Menurutnya, pembangunan tersebut bukan sekadar pembangunan gedung secara fisik, tetapi menjadi bagian dari pertumbuhan organisasi dan pelayanan gereja.
“Pembangunan kantor ini bukan hanya merupakan pembangunan gedung secara fisik, tetapi juga menjadi wujud nyata dari pertumbuhan organisasi pelayanan dan tanggung jawab gereja dalam menjalankan tugas dan panggilannya di tengah-tengah masyarakat,” katanya.
Nahor Nekwek menilai gereja memiliki posisi penting dalam kehidupan masyarakat, khususnya di Kabupaten Yalimo. Gereja dinilai memiliki peran dalam pembentukan karakter, pendidikan iman, penguatan keluarga, pembinaan generasi muda, serta penanaman nilai kasih.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Yalimo memandang gereja sebagai salah satu mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat dan daerah.
“Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Pembangunan akan semakin kuat apabila pemerintah, gereja, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda, perempuan dan seluruh komponen masyarakat dapat berjalan bersama-sama,” ujarnya.
Ia berharap Sidang Sinode Wilayah Yamewa ke-9 dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pelayanan gereja sehingga mampu menjawab berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat.

“Saya berharap melalui sidang sinode wilayah ini kita semua dapat memperkuat komitmen untuk menghadirkan gereja yang hidup, gereja yang melayani dan gereja yang mampu memberikan jawaban terhadap berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat,” kata Nahor.
Bupati Yalimo itu juga mengajak para pelayan gereja untuk terus memberikan perhatian terhadap pembinaan anak-anak dan pemuda. Menurutnya, generasi muda merupakan masa depan Yalimo sehingga harus mendapatkan pendidikan yang baik, memiliki iman, karakter, disiplin dan rasa tanggung jawab.
Ia meminta Kantor Administrasi Klasis yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai pusat pelayanan, koordinasi dan pengembangan organisasi gereja.
(Redaksi)





Apa komentar anda ?