YALIMO, Nokenlive.com – Klasis GKI Elelim Yalimo memperkuat pelayanan di Jemaat Emaus Mesaungguli, Distrik Apalapsili, Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan, melalui pembinaan jemaat dan penataan pelayanan gereja.
Penguatan pelayanan tersebut dilakukan melalui kunjungan Ketua Klasis GKI Elelim Yalimo, Pdt. Yahya Walianggen, S.Th., bersama Anggota DPRK Yalimo dari Distrik Apalapsili, Deni Faluk, ke Jemaat Emaus Mesaungguli.
Kedatangan rombongan disambut jemaat dengan tarian tradisional sebagai bentuk penghormatan dan sukacita atas kehadiran pimpinan gereja serta perwakilan pemerintah di tengah masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, sejumlah agenda pelayanan dilaksanakan, mulai dari pembinaan jemaat, penguatan penginjilan, peneguhan anggota majelis baru, pelantikan majelis hingga pembentukan dan pelantikan panitia pembangunan gedung gereja baru.
Ketua Klasis GKI Elelim Yalimo, Pdt. Yahya Walianggen, mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab gereja untuk terus mendampingi dan memperkuat jemaat di wilayah pelayanannya.
Ia juga mengingatkan jemaat untuk terus menjaga keberlangsungan pelayanan GKI yang telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat setempat.
Menurut Yahya, perjalanan panjang pemberitaan Injil telah melahirkan banyak generasi yang kini berkontribusi dalam berbagai bidang, baik pemerintahan, keamanan maupun pelayanan masyarakat.
“Buah-buah Injil itu banyak. Ada yang menjadi pegawai pemerintah, anggota DPR, TNI/Polri, aparat kampung dan berbagai bidang lainnya,” ujarnya.
Ia berharap perkembangan tersebut menjadi motivasi bagi jemaat untuk terus memperkuat kehidupan iman dan meningkatkan pelayanan.
“Pertahankan terus jemaat ini sebagai jemaat GKI dan tingkatkan pelayanan,” pesannya.
Panitia Pembangunan Gereja Baru Dibentuk
Salah satu agenda penting dalam kunjungan tersebut adalah pembentukan dan pelantikan panitia pembangunan gedung gereja baru Jemaat Emaus Mesaungguli.
Pembangunan gedung gereja diharapkan dapat menjawab kebutuhan jemaat sekaligus mendukung peningkatan pelayanan seiring perkembangan masyarakat di wilayah tersebut.
Anggota DPRK Yalimo dari Distrik Apalapsili, Deni Faluk, mengatakan pembangunan rumah ibadah merupakan bagian dari perhatian pemerintah terhadap kehidupan masyarakat dan kegiatan keagamaan.
“Kami sebagai anak-anak Injil ada di jemaat ini. Kami mengakui bahwa dengan Injil kami ada di sini. Orang-orang yang pada mulanya menerima Injil sudah dipanggil Tuhan, tetapi kami sebagai generasi masih tetap ada di sini untuk mengimani Injil,” kata Deni.
Deni berharap panitia pembangunan yang telah dibentuk dapat menjalankan tugas dengan baik dan memperoleh dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat.
Ia juga mengajak masyarakat menjaga kebersamaan serta mendukung program pemerintah dalam meningkatkan pelayanan publik dan pembangunan di Kabupaten Yalimo.
Kunjungan pelayanan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi gereja, pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan pelayanan Jemaat Emaus Mesaungguli.
(Redaksi)





Apa komentar anda ?