JAYAPURA, Nokenlive.com – Serapan anggaran Pemerintah Kota Jayapura hingga minggu kedua September 2026 tercatat mencapai 70,63 persen untuk pendapatan, sementara realisasi belanja berada di angka 57,06 persen.
Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Jayapura, Desy Yanti Wanggai, saat ditemui wartawan usai menghadiri Rapat Paripurna DPRK Jayapura, Rabu (16/9/2026) siang.
Desy Wanggai mengatakan, dengan waktu pelaksanaan anggaran yang tersisa, pemerintah daerah masih memiliki kesempatan untuk menyelesaikan berbagai program dan kegiatan yang telah direncanakan.
Menurut Desy, pemerintah menargetkan seluruh kegiatan yang telah dianggarkan dapat diselesaikan hingga akhir tahun anggaran 2026.
“Dua bulan ini, yakni Oktober dan November, seluruh kegiatan dapat terselesaikan nantinya,” tegasnya.
Desy menyatakan optimistis seluruh kegiatan Pemkot Jayapura dapat diselesaikan hingga akhir tahun tanpa meninggalkan utang.
Ia menyebut sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang mengelola kegiatan dalam jumlah besar, di antaranya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan.
“Kami yakin di akhir tahun 2026 seluruh kegiatan selesai dan tanpa adanya utang nantinya,” ujarnya.
Selain percepatan kegiatan, Desy juga mengingatkan OPD yang mengelola dana Otonomi Khusus (Otsus) agar memperhatikan waktu pelaksanaan program yang dibiayai melalui dana tersebut.
Sejumlah OPD yang mengelola kegiatan dana Otsus antara lain PUPR, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM.
“OPD yang mengelola dana Otsus agar memperhatikan waktu dalam penyelenggaraan kegiatan yang dibiayai melalui dana Otsus,” pungkasnya.
(Melviandres Pamanggori/Redaksi)





Apa komentar anda ?