JAYAPURA, nokenlive.com — Keluarga besar SMAN 2 Jayapura yang dipimpin Kepala Sekolah bersama Wakil Kepala Sekolah, wali kelas, staf tata usaha, serta perwakilan siswa dan siswi melakukan kunjungan ke lokasi pengungsian korban musibah kebakaran di belakang Stadion Mandala Jayapura, Jumat (4/9/2026) pagi.
Kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian keluarga besar SMAN 2 Jayapura terhadap para siswa dan guru yang terdampak musibah kebakaran yang terjadi di Kelurahan Mandala.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Kepala Bidang SMA/K Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Batseba Itaar. Kehadirannya sekaligus untuk menyaksikan dan menyerahkan secara simbolis bantuan yang dibawa pihak sekolah bagi para siswa yang terdampak musibah kebakaran.

Kepala Bidang SMA/K Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Batseba Itaar, memberikan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan keluarga besar SMAN 2 Jayapura kepada para korban kebakaran, khususnya siswa dan guru yang terdampak.
Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lainnya untuk melakukan hal serupa dengan membantu masyarakat yang sedang mengalami musibah dan sementara waktu harus tinggal di tenda pengungsian di belakang Stadion Mandala Jayapura.
“Kiranya kegiatan ini menjadi contoh bagi yang lainnya untuk melakukan hal yang sama, dengan membantu saudara-saudara kita yang terdampak dan sementara berada di tenda pengungsian,” ujar Batseba Itaar.

Sementara itu, Plt. Kepala SMAN 2 Jayapura, Lea Ansanay, mengatakan bantuan yang diberikan pihak sekolah berupa pakaian seragam sekolah, sembako, serta bantuan uang tunai kepada siswa yang terdampak.
Ia menjelaskan, berdasarkan pendataan pihak sekolah, terdapat 32 siswa dan 2 orang guru yang tempat tinggalnya terdampak akibat musibah kebakaran tersebut.
“Jumlah siswa yang terdampak tempat tinggalnya akibat musibah kebakaran sebanyak 32 orang siswa dan 2 orang guru, jadi totalnya 34 orang,” ungkap Lea Ansanay.
Selanjutnya, pihak sekolah akan melakukan pendataan terhadap siswa yang terdampak, terutama terkait dokumen-dokumen penting yang ikut terbakar, seperti ijazah dari jenjang SD maupun SMP.

Apabila terdapat ijazah atau dokumen pendidikan lainnya yang terbakar, pihak sekolah akan melakukan pendataan dan selanjutnya melaporkannya kepada Dinas Pendidikan Kota Jayapura untuk ditindaklanjuti.
Lea Ansanay juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bidang SMA/K Dinas Pendidikan Kota Jayapura yang telah hadir dalam kegiatan kunjungan kepedulian ke lokasi pengungsian korban kebakaran di belakang Stadion Mandala Jayapura.
(Melviandres P. – Redaksi DA)





Apa komentar anda ?