WAMENA, Nokenlive.com – Wakil Gubernur Papua Pegunungan, Ones Pahabol, menyoroti tingkat kehadiran dan disiplin aparatur sipil negara (ASN) saat memimpin apel pagi di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, Kamis (17/9/2026).
Apel tersebut diikuti para kepala biro, kepala badan, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), ASN, serta staf di lingkungan Pemprov Papua Pegunungan.
Dalam arahannya, Ones menyampaikan bahwa dari sekitar 1.050 ASN, baru lebih dari 600 orang yang hadir dalam apel pagi tersebut.
“Dari 1.050 orang, hari ini baru 600 orang lebih yang hadir. Berarti masih sekitar 50 persen yang belum hadir. Mudah-mudahan ke depan, Bapak Gubernur dan saya sebagai Wakil Gubernur sangat berharap 50 persen yang masih belum hadir hari ini dapat hadir,” katanya.
Menurut Ones, persoalan tersebut bukan sekadar terkait kehadiran dalam apel, tetapi menjadi bagian dari kedisiplinan ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Ini soal disiplin. Lima puluh persen itu masih terlalu banyak. Karena ini menyangkut disiplin, ke depan harus kita perbaiki,” tegasnya.
Ones mengapresiasi Gubernur Papua Pegunungan, Pj Sekda, para asisten, staf ahli, kepala biro, kepala badan, pimpinan OPD, serta seluruh staf yang telah hadir dan menjalankan tugas pemerintahan.
Ia mengatakan seluruh jajaran memiliki peran dalam membantu pimpinan daerah menjalankan roda pemerintahan dan mewujudkan agenda pembangunan yang telah ditetapkan.
“Kami senang karena kalian adalah kaki tangan, tubuh, dan anggota daripada pimpinan yang hari ini memimpin. Baik Bapak Gubernur maupun saya selaku Wakil Gubernur membantu Gubernur supaya benar-benar sesuai dengan legacy yang Bapak Gubernur tetapkan, dengan kalimat pertama ini benar-benar terwujud,” tuturnya.
Wagub juga mengingatkan ASN untuk mensyukuri kesempatan menjadi pegawai negeri sipil. Menurutnya, tidak semua masyarakat mendapatkan kesempatan yang sama untuk menjadi ASN.
“Kalau kita menjadi pegawai negeri sipil, selain karena Tuhan, ada banyak orang yang sedang menunggu sampai mereka tidak menjumpai kesempatan menjadi pegawai negeri sipil. Karena itu, kita yang sudah menjadi pegawai negeri sipil harus bersyukur,” katanya.
Namun, rasa syukur tersebut, lanjut Ones, harus diwujudkan melalui kedisiplinan dan tanggung jawab dalam melaksanakan pekerjaan.
“Dengan disiplin sebagai bagian dari kehidupan yang tidak terlepas dari hidup kita, kita dapat melakukan kewajiban dan tanggung jawab kita dengan baik. Kita harus terdepan. Hal ini sering kali Bapak Gubernur terus-menerus sampaikan, sehingga saya tambahkan juga di sini,” ujarnya.
Selain menyoroti kehadiran ASN, Ones Pahabol meminta para kepala OPD membangun suasana kerja yang harmonis bersama seluruh staf.
Menurutnya, kepala OPD tidak hanya memiliki tanggung jawab administratif, tetapi juga perlu menciptakan lingkungan kerja yang nyaman, kompak, dan mendukung pelaksanaan tugas.
Ia kembali mengingatkan pesan yang pernah disampaikannya dalam apel sebelumnya terkait disiplin dan tanggung jawab pimpinan OPD.
“Kemudian kepada OPD, kepala-kepala OPD menjadi resep masak yang paling enak supaya disukai pelanggan. Kalau mereka merasakan makanan itu enak, dia mau lagi,” lanjutnya.
Melalui perumpamaan tersebut, Ones menekankan pentingnya peran pimpinan OPD dalam membangun hubungan kerja yang baik dengan staf.
“Kalau hari ini belum ada, mohon dibenahi supaya keharmonisan staf daripada OPD itu menjadi faktor. Kalau faktor ini tidak enak, kepala OPD-nya itu seperti masakannya jelek. Orang tidak suka hidangan yang disiapkan, sehingga mereka tidak mau lagi,” katanya.
Ia meminta setiap kepala OPD melakukan evaluasi apabila masih terdapat persoalan dalam hubungan kerja antara pimpinan dan staf.
Ones Pahabol berharap seluruh ASN tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga menunjukkan komitmen melalui kedisiplinan, tanggung jawab, dan pelaksanaan tugas sesuai dengan peran masing-masing.
Menurutnya, kekompakan antara pimpinan OPD dan staf menjadi bagian penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Provinsi Papua Pegunungan.
(Tundemin/Redaksi)





Apa komentar anda ?