YALIMO, Nokenlive.com – Pemerintah Kabupaten Yalimo menyiapkan rencana pembangunan kembali puluhan kantor pemerintahan yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat berbagai peristiwa beberapa waktu lalu.
Sekretaris Daerah Kabupaten Yalimo, Didimus Wandik, mengatakan pembangunan kembali fasilitas pemerintahan menjadi salah satu pekerjaan yang perlu dipersiapkan untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat.
Ia menyebut terdapat sekitar 29 hingga 30 kantor pemerintahan yang diharapkan dapat dibangun kembali secara bertahap.
“Harapan kita, tahun depan kita bisa bangun kembali hampir 29 atau 30 kantor,” ujar Didimus dalam wawancara bersama Nokenlive.
Menurutnya, keberadaan kantor pemerintahan yang layak merupakan bagian penting dari kesinambungan pelayanan publik. Pemerintah tidak hanya dituntut membangun infrastruktur baru, tetapi juga memastikan fasilitas yang sudah ada dapat kembali digunakan secara optimal.
Selain fasilitas pemerintahan, Didimus mengatakan pembangunan dan penguatan pelayanan di sektor pendidikan serta kesehatan juga membutuhkan perhatian khusus.
Pemerintah Kabupaten Yalimo, lanjutnya, perlu memastikan masyarakat di kampung dan distrik mendapatkan akses terhadap pelayanan dasar, termasuk pendidikan dan kesehatan.
“Program lain seperti pendidikan dan kesehatan di kampung-kampung juga perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah untuk menjangkau pelayanan di kampung dan distrik,” katanya.
Salah satu fasilitas yang menjadi perhatian adalah rumah sakit di Yalimo. Didimus mengatakan sejumlah fasilitas rumah sakit telah tersedia dan mulai digunakan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Fasilitas tersebut antara lain ruang pelayanan, unit gawat darurat (UGD) dan tenaga dokter, termasuk dokter spesialis yang ditempatkan untuk mendukung pelayanan kesehatan.
Namun, kebutuhan tenaga kesehatan masih menjadi tantangan. Pemerintah juga menghadapi persoalan terkait tenaga honorer dan kebutuhan formasi bagi tenaga yang telah bekerja di fasilitas kesehatan.
“Rumah sakit itu kebutuhannya meningkat terus, terutama tenaga pelayanan,” jelasnya.
Didimus menegaskan pemerintah harus mampu melihat setiap kendala sebagai tantangan sekaligus mencari solusi agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.
“Pemerintah harus berpikir untuk melihat masalah dan berpikir mencari solusi. Saya pikir tidak ada yang tidak bisa, pasti bisa,” katanya.
Ia berharap pembangunan kembali fasilitas pemerintahan serta penguatan sektor pendidikan dan kesehatan dapat dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan pemerintah daerah.
(Redaksi)





Apa komentar anda ?