SENTANI, Nokenlive.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Yalimo, Didimus Wandik, menyebut posisi yang dipercayakan kepadanya saat ini merupakan hasil dari perjalanan panjang sebagai aparatur sipil negara (ASN).
Didimus Wandik resmi dilantik sebagai Sekda definitif Kabupaten Yalimo oleh Bupati Yalimo pada 24 Agustus 2026 di Elelim. Ia menyadari jabatan tersebut membawa tanggung jawab besar dalam membantu kepala daerah menjalankan pemerintahan.
“Saya paham bahwa jabatan dan tanggung jawab ini besar. Saya juga berterima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan,” ujar Didimus Wandik, Kepada Nokenlive di Sentani, Kabupaten Jayapura. Selasa(8/9/2026)
Ia mengatakan tidak ingin membuat janji berlebihan setelah dipercaya menjadi Sekda. Fokus utamanya adalah membantu Bupati dan Wakil Bupati Yalimo menata administrasi pemerintahan sekaligus melakukan pembinaan terhadap aparatur.
“Saya tidak berjanji banyak dengan jabatan ini. Sesuai fungsi dan tugas jabatan, saya akan membantu Pak Bupati dan Pak Wakil dalam menata administrasi pemerintahan dan membina aparatur negara di Kabupaten Yalimo,” katanya.
Didimus juga menegaskan dirinya bukan sosok yang baru muncul dalam pemerintahan Yalimo. Ia telah mengikuti perjalanan pembentukan dan perkembangan pemerintahan di daerah tersebut sejak awal.
Ia mengawali karier sebagai pegawai pada daerah yang saat itu masih dalam proses pembentukan. Setelah itu, kariernya terus berkembang dengan sejumlah penugasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Yalimo.
Didimus Wandik pernah bertugas di bagian umum, kemudian dipercaya memimpin sejumlah organisasi perangkat daerah, hingga akhirnya mendapat kesempatan menduduki jabatan strategis sebagai asisten dan kemudian Sekda.
Menurutnya, perjalanan tersebut menjadi proses panjang yang membentuk pengalaman sekaligus pemahamannya terhadap tantangan pemerintahan di daerah yang sedang berkembang.
“Saya pernah menjadi staf. Dari situ saya melalui proses. Sebagai ASN harus melalui proses itu, tidak bisa langsung,” ujarnya.
Dirinya mengaku tidak sejak awal menargetkan diri untuk menduduki jabatan Sekda. Ia mengatakan lebih memilih menjalani karier secara bertahap dan mengikuti proses yang ada.
“Cita-cita mungkin ada, tetapi untuk menuju ke sana saya tidak terlalu berharap. Saya mengalir saja,” katanya.
Kini setelah mendapat kepercayaan sebagai Sekda definitif, Didimus meminta masyarakat, pemuda dan mahasiswa Yalimo memberikan kesempatan kepadanya untuk menjalankan tugas.
Ia juga menyadari adanya perbedaan pandangan di tengah masyarakat terkait jabatan yang diembannya. Namun, menurut Didimus, kritik dan masukan merupakan bagian dari proses untuk memperbaiki kinerja pemerintahan.
“Saya yakin masyarakat Yalimo tidak punya marah atau dendam kepada saya. Wajar kalau kita dinilai dan diuji. Pendapat yang berbeda itu bagian dari masukan untuk saya ke depan,” ujarnya.
Sekda berharap kepercayaan tersebut dapat digunakan untuk memperkuat pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Yalimo.
Ia juga menegaskan akan bekerja bersama kepala daerah untuk memastikan roda pemerintahan berjalan lebih baik dan pelayanan masyarakat terus ditingkatkan.
(Redaksi)





Apa komentar anda ?