ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Selasa, Agustus 11, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Komnas HAM Papua Minta SPPG Bukan Hanya Dievaluasi, tetapi Perlu Pertanggungjawaban

Komnas HAM Papua Minta SPPG Bukan Hanya Dievaluasi, tetapi Perlu Pertanggungjawaban

Oleh : Noken Live
11 Agustus 2026
Di Hukum dan Kriminal
0
Komnas HAM Papua Minta SPPG Bukan Hanya Dievaluasi, tetapi Perlu Pertanggungjawaban

Foto: Andika. Keterangan Foto: Kepala Komnas Ham Perwakilan Papua, Frits Ramandey, Memberikan Keterangan Persoalan MBG dan SPPG Di Papua, Selasa (11/8).

JAYAPURA, nokenlive.com – Dalam keterangan pers kepada media di Kantor Komnas HAM Perwakilan Papua di Jayapura, Selasa (11/8/2026) siang, Kepala Kantor Komnas HAM Perwakilan Papua, Frits Ramandey, menegaskan bahwa kasus keracunan akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, pada 4 Agustus 2026 lalu, tidak cukup hanya dievaluasi, tetapi juga harus ada pihak yang bertanggung jawab atas terjadinya kasus tersebut.

Frits Ramandey mengatakan, kasus keracunan yang terjadi di Depapre, Kabupaten Jayapura, diharapkan menjadi perhatian bagi daerah lainnya di Indonesia agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

“Semoga kasus keracunan di Depapre, Kabupaten Jayapura, ini menjadi perhatian bagi daerah lainnya di Indonesia,” ujar Frits Ramandey kepada media saat ditemui, Selasa (11/8/2026).

Ia mengatakan, perlu dibentuk tim khusus yang bertugas mengawasi pelaksanaan program MBG di wilayah Papua, terlepas dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Menurutnya, tim tersebut harus memiliki tugas melakukan pengawasan terhadap seluruh proses pengelolaan hingga pendistribusian MBG pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di wilayah Papua, khususnya pascakejadian keracunan massal di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura.

“Perlu juga dibentuk tim khusus yang mengawasi program MBG di daerah Papua, terlepas dari Badan Gizi Nasional (BGN), dengan tugas melakukan pengawasan terhadap proses pengelolaan hingga distribusi MBG di SPPG yang ada di wilayah Papua pascakejadian keracunan massal di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura,” ungkap Frits Ramandey.

Ia kembali menegaskan, apabila hal tersebut tidak diindahkan atau tidak segera dilakukan, dampaknya dapat menimbulkan trauma berkepanjangan bagi anak-anak maupun perempuan, terutama ibu menyusui.

“Apabila hal ini tidak diindahkan atau tidak dilakukan, akan sangat membawa trauma berkepanjangan bagi anak-anak maupun perempuan, terutama ibu menyusui. Orang tua juga bisa saja tidak mengizinkan anaknya menerima program Makan Bergizi Gratis. Bahkan, mereka dapat melarang anak-anaknya bersekolah karena takut kembali menerima makanan dari program tersebut,” tegasnya.

Sementara itu, berdasarkan data yang dikumpulkan Komnas HAM Perwakilan Papua di lapangan pascakejadian keracunan massal di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, terdapat 14 kampung yang terdampak.

Adapun jumlah korban berdasarkan kelompok usia, yakni usia 5–8 tahun sebanyak 107 orang, usia 1–4 tahun sebanyak 41 orang, usia 10–14 tahun sebanyak 116 orang, dan usia 15–65 tahun sebanyak 51 orang. Selain itu, terdapat delapan kampung dengan jumlah korban lebih dari 20 orang.

Kepala Kantor Komnas HAM Perwakilan Papua menyampaikan bahwa berdasarkan temuan faktual di lapangan terkait peristiwa keracunan massal di Depapre, terdapat sejumlah dugaan pelanggaran hak asasi manusia, antara lain:

  1. Pelanggaran terhadap hak hidup.
  2. Pelanggaran terhadap hak anak.
  3. Pelanggaran terhadap hak atas pendidikan, dan hak-hak lainnya.

Komnas HAM Papua juga meminta agar SPPG sebagai pengelola program MBG meningkatkan pengawasan dalam setiap tahapan pengelolaan makanan.

Selain itu, kepala SPPG diminta berada di tempat secara rutin. Hal yang sama juga berlaku bagi ahli gizi agar setiap menu yang akan disajikan telah melalui proses pengolahan yang baik dan layak serta sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

(Melviandres P. – Redaksi DA)

Tags: Badan Gizi NasionalFrits RamandeyJayapuraKomnas HAM Perwakilan PapuaProgram MBGProvinsi PapuaSatuan Pelayanan Pemenuhan GiziSPPG
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Jaring Atlet Berprestasi Sejak Dini, Sekolah UTC Gelar Turnamen Futsal Tingkat SMP di Jayapura

Berita Terkait

Polisi Temukan 8 Selongsong dan Serpihan Proyektil Pasca Penembakan di Lokasi Festival Lembah Baliem
Hukum dan Kriminal

Polisi Temukan 8 Selongsong dan Serpihan Proyektil Pasca Penembakan di Lokasi Festival Lembah Baliem

OTK Tembak Dua Warga di Festival Budaya Lembah Baliem Wamena
Hukum dan Kriminal

OTK Tembak Dua Warga di Festival Budaya Lembah Baliem Wamena

Polresta Ungkap Kasus Jambret di Entrop, Sejumlah Perhiasan dan Dua Handphone Diamankan
Hukum dan Kriminal

Polresta Ungkap Kasus Jambret di Entrop, Sejumlah Perhiasan dan Dua Handphone Diamankan

Jabat Kajari Jayawijaya, Ahmad Latupono Komitmen Kawal Dana Desa dan Perkuat Penegakan Hukum
Hukum dan Kriminal

Jabat Kajari Jayawijaya, Ahmad Latupono Komitmen Kawal Dana Desa dan Perkuat Penegakan Hukum

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua