ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Selasa, Mei 12, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Rakor Pendapatan Daerah 2026 Digelar di Wamena, Pemprov Papua Pegunungan Dorong Kemandirian Fiskal

Rakor Pendapatan Daerah 2026 Digelar di Wamena, Pemprov Papua Pegunungan Dorong Kemandirian Fiskal

Oleh : Nokenlive
8 April 2026
Di Kabar Daerah, Nasional, Papua Pegunungan, Politik dan Pemerintahan
0
Rakor Pendapatan Daerah 2026 Digelar di Wamena, Pemprov Papua Pegunungan Dorong Kemandirian Fiskal

Foto : Tundemin Keterangan Foto : Sinergi Pemerintah Provinsi dan 8 Kabupaten dalam Pembukaan Rakor Pendapatan Daerah se-Provinsi Papua Pegunungan Tahun 2026 yang digelar oleh BPPKAD di Hotel Baliem Pilamo, Wamena.

Wamena, Nokenlive.com – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan melalui Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPPKAD) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pendapatan Daerah se-Provinsi Papua Pegunungan Tahun 2026 di Hotel Baliem Pilamo, Wamena, Selasa (08/04/2026).

Rakor ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Pegunungan yang mewakili Gubernur, Kepala BPPKAD Provinsi Papua Pegunungan, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para pemateri, peserta, serta perwakilan dari delapan kabupaten, yakni Jayawijaya, Yalimo, Mamberamo Tengah, Lani Jaya, Nduga, Yahukimo, Pegunungan Bintang, dan Tolikara.

Dalam laporan ketua panitia, disebutkan bahwa pelaksanaan kegiatan ini memiliki dasar hukum yang kuat. “Pertama, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah. Kedua, Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2025 tentang pajak daerah dan retribusi daerah. Ketiga, Surat Keputusan Kepala BPPKAD Provinsi Papua Pegunungan Nomor 900-093A-BPPKAD-2026 tentang pembentukan panitia pelaksana kegiatan,” jelasnya.

Ia menambahkan, rakor ini diselenggarakan sebagai upaya mensinergikan kebijakan pendapatan asli daerah (PAD) antara pemerintah provinsi dan delapan kabupaten di tengah tantangan struktur APBD Tahun 2026.

Foto : Tundemin
Keterangan Foto : Sekda Provinsi Papua Pegunungan, Wasuok Demianus Siep, saat membacakan sambutan Gubernur Jhon Tabo mengenai pentingnya kemandirian fiskal dan digitalisasi pelayanan untuk meminimalisir kebocoran pendapatan.

“Tujuan kegiatan ini antara lain mengevaluasi capaian pendapatan tahun 2025 dan merumuskan strategi optimalisasi PAD tahun 2026. Selain itu, meningkatkan pendapatan dari sektor pajak daerah, retribusi daerah, serta sumber sah lainnya, dan memperkuat kolaborasi teknis pasca kebijakan efisiensi anggaran sebagaimana diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Papua Pegunungan, Jhon Tabo, dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekda Wasuok Demianus Siep, menegaskan bahwa rakor ini merupakan langkah penting dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah.

“Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam peningkatan pelayanan publik, kolaborasi stakeholder, dan ketaatan regulasi guna menciptakan kemandirian fiskal daerah yang berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BPPKAD dan seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, rakor ini menjadi momentum strategis untuk menyamakan persepsi serta merumuskan langkah konkret dalam mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan daerah.

“Pendapatan asli daerah adalah tulang punggung kemandirian fiskal. Kita tidak bisa terus-menerus bergantung pada dana transfer dari pusat,” tegasnya.

Dalam sambutan tersebut, Sekda juga menyoroti pentingnya tata kelola pendapatan yang baik agar rencana pembangunan tidak hanya menjadi dokumen semata.

“Tanpa tata kelola pendapatan yang baik, rencana pembangunan yang telah disusun hanya akan menjadi dokumen di atas kertas,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa di era otonomi khusus, pemerintah daerah dituntut untuk lebih mandiri dan inovatif dalam menggali potensi daerah.

Foto : Tundemin
Keterangan Foto : Laporan Ketua Panitia mengenai dasar hukum dan tujuan pelaksanaan Rakor, yang menekankan pentingnya strategi optimalisasi PAD serta kolaborasi teknis pasca kebijakan efisiensi anggaran 2026.

“Provinsi Papua Pegunungan memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, mulai dari sektor pertanian, pariwisata hingga konsumsi. Namun, potensi ini belum dimanfaatkan secara maksimal,” ujarnya.

Untuk itu, ia menekankan sejumlah langkah strategis, di antaranya optimalisasi potensi dan distribusi pendapatan, digitalisasi pelayanan, serta penguatan basis data yang terintegrasi antara provinsi dan kabupaten.

“Gunakan teknologi untuk mempermudah sistem pembayaran. Digitalisasi akan meminimalisir kebocoran dan meningkatkan transparansi,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak sebagai bentuk kontribusi terhadap pembangunan daerah.

“Kesadaran masyarakat dalam membayar pajak sangat penting karena hasilnya akan kembali untuk pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik,” tambahnya.

Di akhir sambutan, Sekda berharap Rakor Pendapatan Daerah ini menghasilkan langkah nyata, bukan sekadar dokumen formal.

“Saya berharap hasil rakor ini bukan hanya berupa laporan tertulis, melainkan roadmap strategis yang jelas dalam meningkatkan pendapatan asli daerah di masing-masing wilayah pada tahun anggaran 2026 dan seterusnya,” tutupnya.

Rakor ini diharapkan menjadi pijakan penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten guna mendorong peningkatan pendapatan daerah secara berkelanjutan di Papua Pegunungan.

 

(Tundemin – Redaksi MR)

Tags: Kepala BPPKAD Provinsi Papua PegununganPemerintah Provinsi Papua Pegununganrapat koordinasiSekda Provinsi Papua PegununganWasuok Demianus Siep
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

TKA 2026 di SMPN 1 Jayapura Lancar, 366 Siswa Ikuti Ujian Tanpa Kendala Berarti

Berita Selanjutnya

Bulog Papua Jamin Stok Beras Aman Dua Bulan ke Depan, Capai 27 Ribu Ton

Berita Terkait

Satu Dalam Enam, Enam Dalam Satu”, Gubernur Papua Tengah Serukan Persatuan Bangun Tanah Papua
Kabar Daerah

Satu Dalam Enam, Enam Dalam Satu”, Gubernur Papua Tengah Serukan Persatuan Bangun Tanah Papua

TKA Ulang Digelar, 213 Siswa SMPN 6 Jayapura Tetap Hadir di Tengah Kendala Jaringan dan Listrik
Kabar Daerah

TKA Ulang Digelar, 213 Siswa SMPN 6 Jayapura Tetap Hadir di Tengah Kendala Jaringan dan Listrik

Pemkab Yalimo Siapkan Penertiban ASN Mangkir, Pesan Tegas Bupati Disampaikan Saat Apel Pagi
Kabar Daerah

Pemkab Yalimo Siapkan Penertiban ASN Mangkir, Pesan Tegas Bupati Disampaikan Saat Apel Pagi

Dua Massa Aksi Akan Bergerak Bersamaan, Kapolres Tegaskan Tak Ada Izin Long March di Nabire
Hukum dan Kriminal

Dua Massa Aksi Akan Bergerak Bersamaan, Kapolres Tegaskan Tak Ada Izin Long March di Nabire

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

error: Nokenlive!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua