JAYAPURA, NOKENLIVE.com- Dalam keterangan pers kepada media di Kantor Pelni Cabang Jayapura pada Kamis (11/12/2025).
Kepala Pelni Cabang Jayapura, Nurul Azhar menuturkan, secara nasional puncak arus mudik dalam rangka hari raya Natal dan Tahun Baru akan terlihat di Tanggal 20 Desember 2025.
Lanjut Nurul Azhar, khususnya di Wilayah Papua tepatnya di Jayapura, sesuai prediksi Pelni lonjakan penumpang akan terjadi di tanggal 18,19,21 dan 24 Desember 2025,”tuturnya.
Kata Kepala Pelni Cabang Jayapura, secara nasional pelabuhan keberangkatan terpadat saat liburan Natal dan Tahun Baru yaitu: Ambon, Makasar, Batam, Sorong dan Jayapura.
Sambungnya, untuk di Papua lebih khusus dari Jayapura yang jadi pelabuhan tujuan terpadat yaitu: Jayapura tujuan Biak dan untuk lonjakan penumpang diperkirakan 21.800 penumpang, sedangkan khusus yang tujuan ke Biak dari Jayapura diperkirakan sebanyak 5.000 penumpang.
“Untuk lonjakan penumpang di saat liburan Nataru di Tahun 2025, bila dibandingkan tahun lalu hanya naik sekitar 1 persen,”ujarnya Kacab Pelni Jayapura,” jelasnya.
Kemudian terkait armada yang disiapkan PT Pelni guna mendukung kegiatan transportasi laut selama Nataru di Tahun 2025. Ada sekitar 5 armada kapal penumpang antara lain : Ciremai, Gunung Dempo, Dobonsolo, Dorolonda, Sinabung dan KM. Labobar.
Sementara itu, mengenai informasi soal adanya tiket gratis saat Nataru, Nurul Azhar Kacab Pelni Jayapura menegaskan, sampai sekarang belum ada petunjuk teknis dari Pusat terkait tiket gratis. Dan yang ada itu pemberian stimulus ekonomi pembelian tiket diskon sebesar 20 persen, yang mulai diberlakukan dari tanggal 17 Desember 2025 sampai dengan 10 Januari 2026.
“Berharap dalam pembelian tiket, calon penumpang bisa ke loket resmi milik Pelni atau bisa melalui agen resmi penjualan tiket juga bisa lewat aplikasi pelni mobile dan untuk chek in tiketnya bisa langsung melalui aplikasi tanpa harus ke pelabuhan mengantre lebih lama lagi,” ucapnya.
“Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan di pelabuhan saat kapal masuk hingga keberangkatan dari penumpang yang naik tanpa tiket resmi, pihaknya imbau supaya sudah membeli tiket jauh hari sebelum keberangkatan nantinya,” tutupnya. (Melviandres Pamanggori/Redaksi NL)





Apa komentar anda ?