NABIRE, NOKENLIVE.com- Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Administrasi Kependudukan, Pencatatan Sipil dan Pemberdayaan Masyarakat Kampung (Dukcapil PMK) melanjutkan program jemput bola pelayanan administrasi kependudukan (adminduk).
Kali ini, Dukcapil Papua Tengah bekerja sama dengan Dinas Dukcapil Kabupaten Nabire melaksanakan sosialisasi pendaftaran penduduk serta pelayanan rekam dan cetak dokumen kependudukan di Distrik Yaro, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Kamis (6/11/2025).
Plt. Kepala Dinas Admindukcapil PMK Papua Tengah, Albertus Lyai menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan lanjutan dari sosialisasi sebelumnya yang digelar di Kabupaten Paniai pada 28 Oktober 2025. Tujuannya untuk mempercepat kepemilikan dokumen kependudukan masyarakat Papua Tengah, seperti Kartu Keluarga (KK), KTP elektronik (KTP-el), akta-akta pencatatan sipil, serta Kartu Identitas Anak (KIA) dan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
“Kami mengajak masyarakat untuk memiliki KTP elektronik, kartu keluarga, dan dokumen kependudukan lainnya. Karena setiap layanan publik kini membutuhkan KTP elektronik sebagai identitas diri,” ujar Albertus Lyai.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Dukcapil PMK Papua Tengah, Yeremias Mote mengatakan kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi penting bagi masyarakat tentang arti penting dokumen kependudukan dan manfaatnya dalam berbagai layanan publik. Selain itu, kegiatan ini turut mendukung proses pendataan penduduk asli Papua (OAP) yang sedang diinput melalui aplikasi SIAK Plus Dukcapil.
“Materi yang kami sampaikan mencakup pendaftaran penduduk bagi warga yang belum memiliki dokumen kependudukan, pencatatan bagi penduduk baru lahir dan pindah datang, serta perekaman biometrik KTP elektronik,” jelas Mote.
Kegiatan sosialisasi di Distrik Yaro menghadirkan dua pemateri dari Dinas Dukcapil PMK Papua Tengah, yakni Sekretaris Dinas Yeremias Mote dan Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil, Petra Layan. Seusai kegiatan, masyarakat langsung dilayani untuk pembuatan dan pencetakan dokumen kependudukan, seperti KTP-el, Kartu Keluarga, akta kelahiran, dan dokumen lainnya.
Albertus Lyai menambahkan, bagi dokumen yang belum dapat diselesaikan di lokasi, pihaknya akan membawa berkas tersebut ke Dinas Dukcapil Kabupaten Nabire untuk diproses lebih lanjut.
“Setelah selesai, dokumen itu akan dikirim kembali kepada kepala kampung untuk dibagikan kepada warga,” terangnya.
Melalui kegiatan jemput bola ini, Dukcapil Papua Tengah berharap seluruh masyarakat di Distrik Yaro dapat memiliki dokumen kependudukan yang lengkap dan sah, sehingga lebih mudah dalam mengakses berbagai layanan publik serta meningkatkan tertib administrasi di wilayah Papua Tengah. (Lisa/Redaksi NL)







Apa komentar anda ?