ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Jumat, Juli 17, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Harga Bawang di Pasar Youtefa Jayapura Masih Stabil

Harga Bawang di Pasar Youtefa Jayapura Masih Stabil

Oleh : Nokenlive
5 November 2025
Di UKM, Bisnis dan Keuangan
0
Harga Bawang di Pasar Youtefa Jayapura Masih Stabil

Salah satu kios di Pasar Youtefa, Kota Jayapura, saat menjual bawang merah dan bawang putih, Rabu (5/11/2025). Foto: Hubertus Gobai

 JAYAPURA, NOKENLIVE.com- Harga bawang merah dan bawang putih di Pasar Youtefa, Abepura, Kota Jayapura,  stabil. Kondisi ini membawa angin segar bagi masyarakat dan pedagang di tengah situasi ekonomi yang masih belum menentu.
‎
‎Berdasarkan pantauanWartawan Nokenlive  (5/11/2025), harga bawang merah dijual sekitar Rp60.000,- per kilogram, sementara bawang putih berkisar antara Rp50.000,- hingga Rp60.000,- per 5kilogram. Adapun tomat dijual seharga Rp10.000,- per kilogram.
‎
‎Pedagang bawang merah, Irma, mengatakan harga tersebut relatif stabil dibandingkan bulan sebelumnya, di mana harga sempat melonjak akibat keterlambatan distribusi dari luar daerah.
‎
‎‎“Bulan lalu sempat nai, tapi  Sekarang sudah normal lagi, jadi harga bisa turun ke posisi semula,” ujar Irma.
‎
‎‎Irma mengungkapkan, bawang merah dan bawang putih yang dijual di Pasar Youtefa umumnya dikirim dari Surabaya. Pasokan rutin dari daerah itu sangat memengaruhi kestabilan harga di Papua.
‎
‎‎“Kalau kapal dari Surabaya jalan lancar, kami di sini aman. Tapi kalau pengiriman tersendat, harga langsung naik karena stok cepat habis,” tambahnya.
‎
‎Pedagang bawang putih menyampaikan hal serupa. Ia menuturkan bahwa harga bawang putih sejak Oktober hingga awal November masih stabil di kisaran Rp50.000,- hingga Rp60.000,- per kilogram.
‎
‎‎“Harga bawang putih belum berubah banyak. Barang dari Surabaya datang tiap minggu, jadi stok cukup. Pembeli juga mulai ramai lagi,” katanya
‎
‎Sementara itu, Ajo, pedagang asal Buton yang menjual cabai dan tomat di Pasar Youtefa, menuturkan bahwa mereka mengambil pasokan sayur-mayur dari Arso, Kabupaten Keerom. Menurutnya, harga di Jayapura sangat bergantung pada kondisi pasar di daerah pemasok tersebut.
‎
‎‎“Kami ambil dari Arso. Kalau di sana harga naik, di sini otomatis ikut naik. Apalagi bahan bakar sekarang juga mahal, jadi biaya angkut bertambah,” jelas Ajo.
‎
‎Ia juga mengeluhkan ketatnya persaingan antar pedagang di Pasar Youtefa, terutama untuk komoditas yang sama.
‎
‎“Sekarang persaingan luar biasa. Banyak pedagang baru yang masuk, jadi pembeli terbagi-bagi. Kami harus sabar dan kerja lebih keras untuk dapat pembeli,” katanya sambil menata cabai dan tomat di lapaknya.
‎
‎Para pedagang berharap pemerintah daerah dapat membantu menjaga kelancaran distribusi bahan pokok dari Surabaya dan wilayah sekitarnya. Mereka menilai, stabilitas harga tidak hanya bergantung pada pasar, tetapi juga pada sistem logistik yang baik.
‎
‎‎“Kami harap kapal jangan terlambat, dan pemerintah bisa bantu jaga jalur distribusi tetap lancar. Kalau itu dijaga, harga di Papua bisa lebih stabil dan masyarakat tidak kesulitan,” tutupnya. (Hubertus Gobai/Redaksi NL)

Tags: bawang merahbawang putihkota jayapuraPapuaPasar Youtefa
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

DLHK Kota Jayapura Lakukan Sosialisasi Proklim Bagi Warga RW IV Kelurahan Tanjungria

Berita Selanjutnya

BPBD Papua: Ada Tiga Kab/Kota di Papua Rawan Bencana Hidrometrologi

Berita Terkait

Peternak Ayam Papua Minta Pemprov Hentikan Pasokan Telur dari Luar, Produksi Lokal Surplus
Provinsi Papua

Peternak Ayam Papua Minta Pemprov Hentikan Pasokan Telur dari Luar, Produksi Lokal Surplus

Bertahan Jualan dari Rumah, Perajin Noken Papua Butuh Tempat Usaha
Papua Pegunungan

Bertahan Jualan dari Rumah, Perajin Noken Papua Butuh Tempat Usaha

Muskota IV, KADIN Papua Dorong Pengusaha Jayapura Bangkit dan Berinovasi
Kabar Port Numbay

Muskota IV, KADIN Papua Dorong Pengusaha Jayapura Bangkit dan Berinovasi

KADIN Papua dorong pengusaha manfaatkan pasar modal
UKM, Bisnis dan Keuangan

KADIN Papua dorong pengusaha manfaatkan pasar modal

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua