JAYAPURA, NOKENLIVE.com- Kepala Pelaksana BPBD Papua, Wisnu kepada wartawan mengatakan, ada tiga kabupaten kota di Papua yang potensi sekali terhadap bencana hidrometrologi yang disebabkan oleh perubahan cuaca di akhir Tahun 2025.
Hal ini disampaikan ketika hadiri apel kesiapsiagaan bencana tingkat provinsi papua di Venue Dayung Teluk Youtefa Jayapura pada Rabu, (5/11/2025).
Adapun tiga kabupaten tersebut, menurut Wisnu yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Kerom.
Lanjut Wisnu, warga masyarakat harus tetap waspada dan berhati-hati terkait ancaman dari bencana hidrometrologi akibat curah hujan dengan intensitas yang tinggi akhir ini di Papua,” ungkapnya.
Kemudian, kata Kalak Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Papua untuk warga masyarakat supaya tetap menjaga lingkungan sekitar dengan tidak membuang sampah sembarang terutama di selokan drainase maupun ke sungai atau kali, sebab punya potensi terjadinya banjir apabila datang musim hujan nantinya.
Ditambahkannya, pihaknya akan selalu siap apabila warga masyarakat atau kelompok yang hendak mendapat informasi terkait mitigasi bencana bisa menghubungi badan penanggulangan bencana daerah di wilayah nya baik di kota maupun kabupaten juga provinsi tentunya,” tuturnya.
Sambung Kalak BPBD Papua, khusus dalam apel siapsiagaan bencana hidrometerologi di Papua, melibatkan sekitar 600 personel yang terdiri dari beberapa stekholder terkait.
Sebagai informasi BPBD Papua mempunyai tim reaksi cepat pada 8 kabupaten 1 kota di Papua, yang menjadi wilayaj kerjanya,” tutupnya Wisnu.
Sementara itu, ditempat yang sama Ketua MRP Papua Nerlince Wamuar yang juga hadiri kegiatan tersebut beri apresiasi atas mitigasi yang telah dilakukan Pemerintah Daerah bersama lembaga terkait lainnya.
“Saya harapkan setelah apel siaga dan simulasi ini, personel tetap siap selalu jangan hanya simulasi tetapi harus siaga juga ketika terjadi bencana alam baik di darat maupun di laut nantinya,” pintanya. (Melviandres Pamanggori/Redaksi NL).





Apa komentar anda ?