ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Kamis, Juli 16, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Peternak Ayam Papua Minta Pemprov Hentikan Pasokan Telur dari Luar, Produksi Lokal Surplus

Peternak Ayam Papua Minta Pemprov Hentikan Pasokan Telur dari Luar, Produksi Lokal Surplus

Oleh : Nokenlive
16 Juli 2026
Di Provinsi Papua, UKM, Bisnis dan Keuangan
0
Peternak Ayam Papua Minta Pemprov Hentikan Pasokan Telur dari Luar, Produksi Lokal Surplus

Keterangan foto: Asosiasi Peternak Telur Tabi (APTT) usai bertemu Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Provinsi Papua, guna membahas surat kedua yang ditujukan ke Pemprov Papua terkait permintaan membatasi pasokan telur dari luar Papua. (Dokumentasi APTT Provinsi Papua).

JAYAPURA, Nokenlive.com – Asosiasi Peternak Ayam Petelur se-Tanah Tabi (APTT) meminta Pemerintah Provinsi Papua segera mengendalikan bahkan menghentikan pasokan telur ayam dari luar Papua. Permintaan tersebut disampaikan karena produksi telur lokal saat ini mengalami surplus, sehingga dikhawatirkan pasokan dari luar akan mengganggu penyerapan hasil peternak di pasar.

Sekretaris APTT Wilayah Tabi, Aris, mengatakan, permintaan itu bertujuan melindungi peternak lokal agar produksi telur yang dihasilkan tidak menumpuk di kandang akibat membanjirnya pasokan dari luar daerah.

“Kami berharap Pemerintah Provinsi Papua mengambil langkah untuk mengendalikan pasokan telur dari luar Papua sehingga hasil produksi peternak lokal tetap terserap pasar,” kata Aris saat memberikan keterangan pers di Jayapura, Kamis (16/7/2026).

Ia menjelaskan, APTT saat ini menaungi 110 peternak ayam petelur yang tersebar di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Keerom, dan Sarmi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 90 peternak masih aktif berproduksi.

Menurut Aris, total populasi ayam petelur di wilayah Tanah Tabi mencapai 647.821 ekor dari kapasitas kandang sebanyak 831.433 ekor.

Sementara itu, populasi ayam petelur di wilayah Biak, Kepulauan Yapen, Supiori, dan Waropen mencapai 106.461 ekor, sehingga total populasi ayam petelur di Provinsi Papua saat ini mencapai 754.282 ekor.

Dengan tingkat produksi rata-rata sekitar 75 persen, peternak lokal mampu menghasilkan sekitar 565.712 butir telur setiap hari. Angka tersebut melampaui kebutuhan konsumsi masyarakat di Provinsi Papua yang ditambah sekitar 60 persen kebutuhan Papua Pegunungan, yakni sekitar 430.641 butir per hari.

“Artinya masih terdapat surplus produksi sekitar 135.071 butir telur per hari. Berdasarkan neraca pangan Dinas Pangan pada Juni 2026, komoditas telur juga berada dalam kondisi surplus. Ini menunjukkan Papua sudah mampu memenuhi kebutuhan telur dari produksi lokal,” ujarnya.

Karena itu, APTT meminta Pemerintah Provinsi Papua, khususnya Gubernur Papua, segera menghentikan pasokan telur dari luar daerah, termasuk dari Surabaya, sebagai bentuk perlindungan terhadap peternak lokal sekaligus mendukung program swasembada pangan yang menjadi salah satu visi pembangunan daerah.

Aris menilai, pembatasan pasokan telur dari luar akan memberikan kepastian pasar bagi peternak lokal, menjaga stabilitas harga, serta mendorong keberlanjutan usaha peternakan ayam petelur di Papua.

(Agustina Estevani Janggo/Redaksi)

Tags: APTT PapuaGubernur PapuaPeternak Ayam PapuaSurplus Telur PapuaSwasembada Telur PapuaTelur Papua
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Pelantikan Pengurus DPW dan DPD PAN se-Papua Raya Momentum Bangun Kekuatan Menuju Pemilu 2029

Berita Selanjutnya

Tunjuk Andri Ramawi sebagai Pelatih, Alfredo Vera Optimis Persipura Bangkit di Musim 2026/2027

Berita Terkait

Lepas Penerima Beasiswa ADIK 2026, Plt Kadis Pendidikan Papua Minta Mahasiswa Jaga Prestasi dan Bangun Relasi
Pendidikan

Lepas Penerima Beasiswa ADIK 2026, Plt Kadis Pendidikan Papua Minta Mahasiswa Jaga Prestasi dan Bangun Relasi

Pemancing Terjatuh dari Jembatan Merah Youtefa, Ditemukan Meninggal
Provinsi Papua

Pemancing Terjatuh dari Jembatan Merah Youtefa, Ditemukan Meninggal

GMKI Desak Komnas HAM Umumkan Hasil Investigasi Penembakan Ibu Hamil di Intan Jaya
Provinsi Papua

GMKI Desak Komnas HAM Umumkan Hasil Investigasi Penembakan Ibu Hamil di Intan Jaya

Kafilah Kota Jayapura Siap Berlaga di MTQ ke-31 Tingkat Provinsi Papua
Provinsi Papua

Kafilah Kota Jayapura Siap Berlaga di MTQ ke-31 Tingkat Provinsi Papua

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua