JAYAPURA, nokenlive.com – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Papua Jacleana Joku mendorong pelaku usaha di Papua mulai memanfaatkan pasar modal melalui skema go public sebagai alternatif pendanaan untuk memperkuat dan memperluas usaha.
Dalam sambutannya pada Workshop Go Public bertema “Go Public sebagai Solusi Pendanaan di Tengah Tantangan Ekonomi Daerah” yang diinisiasi oleh Bursa Efek Indonesia Perwakilan Papua, di Jayapura, Kamis 4 Juni 2026, Jacleana mengatakan dunia usaha saat ini dituntut terus berinovasi dan mencari sumber pembiayaan yang mampu mendukung pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.
Menurut dia, Papua memiliki banyak perusahaan dengan potensi bisnis besar dan pasar yang terus berkembang, namun masih menghadapi keterbatasan modal untuk meningkatkan kapasitas produksi, memperluas jaringan usaha, serta mengembangkan inovasi bisnis.

“Pasar modal melalui mekanisme go public perlu menjadi salah satu alternatif yang mulai dipertimbangkan oleh para pelaku usaha di Papua,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa go public tidak hanya membuka akses terhadap sumber pendanaan yang lebih luas, tetapi juga mendorong perusahaan menjadi lebih profesional, transparan, akuntabel, dan memiliki daya saing yang lebih kuat.
Selain itu, langkah tersebut dinilai dapat meningkatkan kepercayaan investor maupun mitra bisnis sehingga memperbesar peluang ekspansi perusahaan di masa mendatang.
Jacleana menilai edukasi mengenai pasar modal perlu terus diperluas agar semakin banyak pengusaha Papua memahami manfaat, persyaratan, tahapan, serta peluang yang dapat diperoleh melalui proses go public.
“Kita membutuhkan lebih banyak perusahaan daerah yang tumbuh menjadi perusahaan nasional bahkan internasional. Kita membutuhkan pengusaha-pengusaha Papua yang mampu naik kelas dan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan KADIN Papua berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah, regulator, Bursa Efek Indonesia, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan ekosistem usaha yang sehat dan kompetitif di Papua.

Melalui kegiatan tersebut, KADIN Papua berharap tumbuh kesadaran baru bahwa pasar modal bukan hanya milik perusahaan besar di kota-kota besar Indonesia, tetapi juga dapat menjadi peluang nyata bagi perusahaan-perusahaan yang berkembang di Tanah Papua.
(Agustina Estevani Janggo – Redaksi DA)





Apa komentar anda ?