PUNCAK, NOKENLIVE.com- Bupati Kabupaten Puncak, Elvis Tabuni, mengambil langkah tegas terhadap para kepala kampung yang tidak disiplin dalam penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) dan Program Keluarga Harapan (PKH). Ia menegaskan, kepala kampung yang turun keluar distrik sebelum menyalurkan bantuan kepada masyarakat akan langsung diganti.
Pernyataan itu disampaikan Bupati Elvis Tabuni di Distrik Sinak, usai menanggapi arahan Danramil Sinak yang melarang para kepala kampung keluar dari wilayah sebelum menyelesaikan tugas penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat penerima manfaat.
“Saya terima arahan Danramil, itu masukan yang baik. Kepala kampung tidak boleh turun bawa uang bantuan ke Timika atau ke luar distrik sebelum bagi uang itu ke masyarakat,”
tegas Bupati Elvis Tabuni.
Bupati Dukung Langkah Pengawasan TNI–Polri
Sebelumnya, Danramil Sinak memberikan arahan kepada aparat keamanan di Bandara Sinak, termasuk Kapolsek dan Danpos, untuk memperketat pengawasan terhadap kepala kampung yang hendak bepergian.
Setiap kepala kampung yang ingin keluar dari wilayah wajib mengantongi surat izin dari Danramil dan Kapolsek. Jika ada yang melanggar, aparat diminta mengambil tindakan tegas.
“Kalau ada kepala kampung yang turun tanpa surat izin, tangkap saja. Mereka tidak boleh keluar sebelum uang bantuan dibagikan ke masyarakat,”
ujar Danramil Sinak dalam arahannya.
Menanggapi hal itu, Bupati Elvis Tabuni menyampaikan apresiasi dan memastikan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap langkah pengawasan tersebut.
“Kalau ada yang turun tanpa izin dan belum bagi uang Bansos ke masyarakat, masyarakat lapor ke saya. Saya akan tindak tegas, dan langsung ganti orangnya,”
tegas Bupati di hadapan masyarakat dan aparat di Sinak.
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Bupati Elvis Tabuni menekankan bahwa kebijakan ini diambil demi menjamin transparansi, keamanan, dan keadilan dalam penyaluran bantuan sosial. Ia menegaskan, dana Bansos dan PKH harus diterima langsung oleh masyarakat penerima manfaat di kampung-kampung, bukan dibawa keluar oleh kepala kampung.
“Bantuan ini harus sampai ke tangan rakyat. Jangan ada yang bawa keluar distrik sebelum dibagikan. Kalau sampai kedapatan, saya tidak segan-segan mengganti kepala kampungnya,” katanya.
Bupati juga menambahkan bahwa dirinya memahami pentingnya pengawasan langsung di lapangan karena pernah menjabat sebagai kepala desa. Ia menegaskan, seorang pemimpin harus memastikan bantuan benar-benar sampai kepada rakyat.
“Saya tahu betul bagaimana masyarakat menunggu bantuan. Jadi saya ingin semua kepala kampung bertanggung jawab. Jangan bawa uang ke luar, bagikan dulu ke masyarakat,” ujarnya.
Sinergi Pemerintah dan Aparat Keamanan
Bupati Elvis Tabuni menyampaikan terima kasih kepada Danramil, Kapolsek, dan aparat keamanan di Distrik Sinak yang turut menjaga jalannya distribusi bantuan agar berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran.
“Langkah pengawasan ini sangat baik. Pemerintah dan aparat harus kerja sama supaya uang bantuan tidak disalahgunakan. Semua masyarakat di gunung dan lembah harus menerima haknya,” tutup Bupati Elvis Tabuni. (Lisa/Redaksi NL)






Apa komentar anda ?